Umat Islam Diminta Kembali Bersatu Pasca Pilkada

  • 01 Apr 2025 20:56 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Umat Muslim di Dobo dan sekitarnya membanjiri pelataran kantor Bupati kabupaten Kepulauan Aru, guna melaksanakan sholat Idul Fitri 1446 H/2025 M, pada hari Senin (31/03/2025). Bertindak selaku khatib pada shalat dimaksud, yaitu Ustadz Itriadi Fatukaloba, dan Imam Ketua MUI Idham Halik Rumaf, pada shalat yang dimulai pada Pkl. 07.00 hingga Pkl. 09.00 WIT.

Ustadz Itriadi Fatukaloba dalam kohtbahnya mengatakan, Idul Fitri haruslah menjadi momen yang istimewa bagi umat Muslim, khususnnya di kabupaten Kepulauan Aru pasca Pemilukada. Hal ini dikarenakan di pesta demokrasi tersebut umat terbagi-bagi dalam pilihan yang berbeda, sehingga momen Idul Fitri ini hendaknya dijadikan sebagai sarana untuk kembali memperkuat ukhuwah.

“Idul Fitri ini harus menjadi momen yang istimewa bagi umat Islam, khususnya Muslim Kepulauan Aru, sebab pasca Pemilukada, kita telah terbelah menjadi 2 kubu yang saling berhadapan. Idul Fitri ini datang seolah-olah menjadi fasilitator untuk mendamaikan kita, yang saling benci karena beda pilihan politik”, kata Fatukaloba.

Fatukaloba mengatakan, momen Idul Fitri ini datang untuk menghapus label dan sebutan nomor 1 dan nomor 2. Dikatakan, saling menghormati, saling menghargai, saling mengasihi, berkirim pesan atau langsung meminta maaf, dapat mencairkan suasana.

Lebih jauh dikatakan, biarkan momentum Ramadhan yang telah berlalu, membakar semua perbedaan dan membakar adanya dugaan kecurangan dan ketegangan yang terjadi sepanjang proses Pemilukada. Oleh karenanya, umat Islam diminta kembali memupuk persaudaraan yang abadi, di dunia hingga akhirat.

“Biarlah Romadhon yang telah berlalu, membakar adanya dugaan kecurangan dan ketegangan yang terjadi sepanjang proses Pemilukada. Mari kita kembali menjadi satu, kembali memupuk persaudaraan yang abadi, di dunia hingga akhirat”, kata Fatukaloba pula.

Para elite politik diminta kembali bergandeng tangan untuk menunjukkan kesejukan, karena kepentingan daerah lebih penting di atas kepentingan pribadi, partai, kepentingan suku ataupun kelompok. Melalui momentum Idul Fitri ini, diharapkan persatuan dan kesatuan serta kerukunan dan persaudaraan di Kepulauan Aru akan terbina lebih baik, sebagaimana terjalin sejak dahulu kala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....