Wabup Aru Komitmen Maksimalkan Upaya Benahi Sejumlah Persoalan

  • 10 Mar 2025 14:08 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Wakil Bupati kabupaten Kepulauan Aru Mohamad Djumpa kepada rri.co.id di ruang kerja Jumat (07/03/2025) mengatakan, sebagai Wakil Bupati bersama Bupati sudah turun langsung di pasar untuk mengecek serta dapat mengatasi lonjakan harga barang 9 bahan pokok jelang Idul Fitri 1446 Hijriah. Ditambahkan, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepulauan Aru, terkait situasi pasar menjelang lebaran tahun ini.

Dikatakan, sebagaimana instruksi Gubernur Maluku juga instruksi Menteri Dalam Negeri, maka setiap wilayah harus memantau ketersediaan barang dan harga yang diberlakukan, agar tidak sampai terjadi ulah dan tindakan-tindakan yang memberatkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok di bulan puasa hingga lebaran nanti. Wabup menandaskan, melalui upaya prefentif yang dilakukan, maka stok Sembako di Kepulauan Aru tercukupi, dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

“Kami sudah melakukan rapat dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan sudah melakukan tindakan-tindakan dengan turun langsung di pasar, untuk memastikan harga barang, selama bulan suci Ramadhan sampai dengan lebaran itu, sehingga Aru tahun ini stok pangan bisa dapat tercukupi, dan dapat kami memastikan harga barang jangan sampai setiap kenaikan harga barang tidak dapat memberatkan masyarakat, sesuai dengan instruksi dari pak Gubernur Maluku dan juga Menteri Dalam Negeri. Termasuk dengan pihak-pihak Transporter yang mengangkut 9 bahan Pokok”, Kata Wabub Muhamad Djumpa.

Ditambahkan, koordinasi dengan Pertamina serta pihak SPBU juga sudah dilakukan, guna memaksimalkan upaya yang dilakukan. Djumpa memastikan harga maupun stok BBM, diantaranya minyak Sollar dan Pertalite tetap stabil, melalui pengawasan BBM bersubsidi yang dilakukan.

“Semua ikut mengawasi distribusi 9 bahan pokok di kabupaten Kepulauan Aru, sehingga dipastikan 9 bahan pokok di Aru bisa aman, di samping itu kita sudah sama-sama dengan Pertamina lembaga-lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SBBU) itu juga kita memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) baik itu minyak Solar dan Pertalite, pendapatan BBM dari Pemerintah itu harus harga-harga itu bisa dapat distabilkan, sehingga kita perlu pengawasan minyak bersubsidi itu, agar bisa digunakan secara baik oleh masyarakat Aru pada umumnya. kata Djumpa lagi.

Lebih jauh dikatakan, semua pihak berkompeten tersebut telah ditegaskan, untuk bagaimana melayani masyarakat dengan baik, sebagai wujud nyata membangun Aru lebih baik. Langkah selanjutnya, yaitu membenahi persoalan lainnya, yaitu penerangan jalan umum, serta penanganan sampah di kota Dobo.

“Selanjutnya kita sudah lihat itu jalan-jalan umum di kota Dobo dengan Bapak Bupati mengambil langkah membenahi penerangan jalan-jalan, agar kota Dobo di malam hari menjadi terang, tetapi juga penanganan sampah harus kita tangani sebaik mungkin, agar kota ini menjadi bersih, wilayah Tempat Pembuangan Sampah (TPS) kita juga harus benahi karena memang satu kota itu dibilang kota apabila penanganan sampah itu memang betul-betul diperhatikan. Kota itu harus bersih itu menjadi terget 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati”, kata Wabup lagi.

Hal lainnya yang menjadi fokus perhatian Pemerindah Daerah, yaitu membangun kembali sejumlah aset yang sedang membutuhkan perhatian untuk segera ditangani. Dijelaskan, sejumlah sarana, diantaranya bangunan SD N. dan SD N. 2 Dobo yang sekian lama rusak dan mengancam keselamatan jiwa anak-anak sekolah maupun masyarakat, akan segera diperbaiki, guna memperlancar proses pendidikan pada kedua sekolah tersebut.

“Di samping itu juga kita mau membenahi beberapa aset daerah yang memang menurut kami tidak layak lagi dipertahankan terutama dari sisi keselamatan, diantaranya gedung sekolah SD Negeri 1 Pulau-pulau Aru dan SD Negeri 2, yang dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa menimbukan malapetaka bagi masyarakat apabila, mislanya ada gempa atau angin kencang lalu sekolah roboh misalnya kenal pada masyarakat saat melewati situ, bisa jadi masalah”, ujar Wabup.

Di akhir wawancara bersama RRI, Wakil Bupati Mohamad Djumpa menghimbau umat Islam yang sedang menjalani ibadah puasa Ramadhan, agar dapat melaksanakannya dengan sebaik mungkin, seraya berharap kiranya membawa berkah bagi semua masyarakat di Kepulauan Aru. Kepada warga non Muslim dihimbau menunjukkan sikap toleransinya bagi basudara yang melaksanakan puasa Ramadhan, guna membawa Aru lebih maju dan semakin membanggakan bagi siapapun.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....