SMP Karel Sadsuitubun Berbagi Takjil di 1447 H
- 08 Mar 2026 12:20 WIB
- Tual
RRI.CO.ID-Tual, OSIS Sekolah Menengah Pertama Karel Sadsuitubun Langgur laksanakan salah satu kegiatan Berbagi Takjil di Bulan Ramadhan 1447 Hijriyah melibatkan semua peserta didik di Sekolah yang beralamatkan di jalan Soekarno Hatta ohoijang-Langgur Maluku Tenggara (6/3/2026).
Ditemui rri.co.id saat momen berbagi takjil di depan Masjid Agung Raudah Maluku Tenggara Salma Rahanyamtel merupakan Pembina OSIS sekaligus Guru Agama Islam mengaku kegiatan berbagi takjil hampir setiap tahun di laksanakan dan merupakan program OSIS hal ini menjadi sebuah tradisi sekolah yang patut dilaksanakan saat ramadhan tiba.
“ini merupakan agenda OSIS dan setiap tahun kami laksanakan sebagai sebuah rutinitas dan nanti ada batal bersama yang dibuat di setiap Ramadhan” katanya.
Dijelaskannya Sekolah ini dengan presentasi siswa muslim sangat kecil namun antusias seluruh siswa sangat luar biasa,Dimana mereka secara bersamaan menyiapkan menu takjil hinggg dibagikan kepada masyarakat umumu yang melintas,hal ini dianggapnya sebagai sebuah tindakan menjunjung tinggi toleransi.
Di tempat yang sama salah satu siswi yang turut bergabung dan juga merupakan anggota OSIS Widy Jabar mengaku senang karena diberikan kesempatan untuk bergabung dan ikut ambil bagian di momen berbagi takjil dan ini dilaksanakan oleh semua anggota osis bersama seluruh siswa SMP Karel Sadsuitubun Langgur.
“kami senang ikut berbagi kepaada basudara muslim di Ramadhan kali ini karena menjadi pengurus OSIS merupakan sebuah tanggung jawab untuk melaksanakan agenda tahunan ini” katanya.
Lebih lanjut Kepala Sekolah SMP Karel Sadsuitubun Mariana.M.Atbar mengakui ini merupakan tahun kedua berbagi takjil oleh sekolah yang dipimpinnya bersama dengan buka puasa di sekolah walaupun sekolah ini hanya memiliki 13 peserta didik yang beragam muslim dan 3 orang guru muslim namun tidak mengurangi antusias seluruh warga sekolah.
“berbagi takjil di SMP Karel Sadsuitubun kali ni merupakan tahun kedua dan kami bersyukur seluruh warga sekolah antusias ikuti kegiatan ini walaupun di sekolah kami hanya ada 13 pesdik yang beragama muslim dan 3 guru muslim”katanya menjelaskan.
Atbar berharap membangun semangat dalam kebersamaan dan merajut toleransi merupakan hal wajib yang harus dipatuhi oleh seluruh warga sehingga Pendidikan moral dan akhlak peserta didik semakin baik kedepannya.