Omset Pelaku Usaha Bervariasi di Bulan Ramadan

  • 06 Mar 2026 20:04 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Pelaku UMKM di Kota Tual, Nuryani Tawurutubun disela - sela aktivitas ekonomi menjual hasil olahan produk lokal, di Areal Pelabuhan Tual kepada rri.co.id mengatakan, dirinya mengawali usaha ini dari tahun 2010, dengan modal awal Rp. 500.000, Jumat (6/3/2026).

“Kalau modal, modal saya sendiri, habis itu ambil pinjaman dari Bank BRI, KUR, biasanya ambil 3 tahun, Kalau bantuan dari dinas itu bantuan kemasan Kemasan, dan Mesin pres dari dinas Pariwisata”, ucap Nuryani.

Nuryani mengaku, omset di Bulan Puasa cukup menurun, jika dibaningkan usai Perayaan Idul Fitri, dipengaruhi intensitas kunjungan Masyarakat, baik yang berangkat keluar daerah namun sering terjadi kondisi sepi pelanggan.

“Ya tergantung, ada yang dapat, ada yang tidak dapat sama sekali Mungkin banyak juga ya, banyak perusahaan dulu Iya, usaha dulu boleh, sekarang ini usaha banyak, pedagang-pedagang yang kecil-kecil juga banyak “, katanya.

Nuryani menilai, nominal pendapatan yang diperoeh saat ini berbeda dari 5 tahun sebelumnya, sebab terjadi kompetisi dan kuantitas pelaku usaha yang telah meningkat jumlahnya, baik di Kota Tual dan Maluku tenggara.

Dikatakan, terdapat produk yang bervariasi dijual, dari bahan Enbal yakni enbal kacang, enbal bunga, ada embal aneka rasa, keisyang, embal stik, dan produk terbaru yaitu kue sago, , diselingi produk kacang botol dengan tiga varian, diantaranya kacang bawang, kacang gula, sama kacang botol.

Menurutnya, sebelumnya terdapat orderan dari luar daerah dalam skala besar, namun untuk 1 tahun terakhir belum terdapat permintaan baru.

“Saya minta Pemerintah tolong bantu kami, beri bantuan Etalase, untuk amankan jualan kami, karena apabila produk yang kami jual tidak diamankan, maka cepat rusak, apalagi kami jualan di ruas jalur utama ke pelabuhan, jadi saya sangat berharap ke dinas koperasi, tolong bantu kami”, tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....