Ustad Arifin Tekankan Persatuan dalam Perbedaan Rakaat Tarawih
- 20 Feb 2026 12:01 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Suasana malam pertama Ramadan di Masjid Agung Raudhah Langgur terasa khidmat ketika jemaah memadati saf untuk melaksanakan salat tarawih perdana, Rabu malam (18/2/2025). Kultum yang disampaikan Ustad Arifin menekankan pentingnya menjaga persatuan umat Islam di tengah perbedaan praktik ibadah, khususnya terkait jumlah rakaat salat tarawih.
Dalam ceramahnya, Ustad Arifin mengajak jemaah untuk tidak saling menyalahkan perbedaan pandangan antara tarawih 11 rakaat maupun 23 rakaat karena keduanya memiliki dasar dalam sejarah Islam. Ia menegaskan semangat kebersamaan dan kedewasaan beragama jauh lebih utama daripada memperdebatkan perbedaan furu’iyah.
“Perbedaan dalam praktik ibadah itu bagian dari khazanah Islam, dan tidak seharusnya menjadi alasan kita tercerai-berai,” ujar Ustad Arifin dalam kultumnya.
Ustad Arifin juga mengingatkan jemaah tentang lima perkara gaib yang hanya diketahui Allah SWT, yakni waktu terjadinya kiamat, waktu turunnya hujan, apa yang terjadi di dalam rahim, apa yang akan diusahakan manusia pada hari esok, serta di mana seseorang akan meninggal dunia. Pesan tersebut disampaikan untuk menumbuhkan kesadaran agar umat Islam terus memperbanyak doa dan amal saleh selama Ramadan.
“Lewat doa, Allah bisa mengubah ketetapan-Nya, karena itu Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri,” katanya.
Pelaksanaan salat tarawih perdana ini turut dihadiri Bupati Muhammad Thaher Hanubun bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Muslim Kabupaten Maluku Tenggara. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual masyarakat selama bulan suci.
Pengurus Masjid Agung Raudhah Langgur menetapkan pelaksanaan salat tarawih sebanyak 11 rakaat, terdiri dari delapan rakaat tarawih dan tiga rakaat witir. Penetapan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan jemaah serta merujuk pada praktik salat malam yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW, tanpa mengesampingkan adanya perbedaan pandangan di kalangan umat Islam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....