Abdikan diri sebagai Marbot setelah 23 tahun Workaholic

  • 16 Feb 2026 21:43 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID - Tual, Amir Tamher memilih mengabdikan diri sebagai marbot setelah 23 tahun bekerja di sektor swasta. Keputusan itu diambilnya sebagai bentuk pengabdian dan keinginan untuk lebih dekat dengan kegiatan keagamaan di lingkungannya.

Tamher mengaku merasa terpanggil untuk merawat rumah ibadah saat mulai didirikan Masjid Darul Islam pada 2018 lalu. Sejak awal pembangunan, ia sudah terlibat membantu proses persiapan hingga masjid tersebut berdiri dan digunakan masyarakat.

Ia menuturkan bahwa warga Tanah Putih Atas sebelumnya hanya mengidamkan sebuah mushola kecil. Namun, berkat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, yang terbangun justru sebuah masjid yang kini menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan di lingkungan tersebut.

"dari awal berdirinya masjid 2018 , saya merasa terpanggil sebagai warga. lalu masjid ini sudah kita idam-idamkan, tidak begini sih dalam bentuk mushola saja alhamdulillah. dulu saya workaholic, kerjanya tidak tentu waktu sampai tidak ada waktu untuk Sholat. Saya kumpulkan anak-anak ini dari yang dituakan, lalu saya bilang ayo ajak adik-adik, saya beri contoh mereka ,sehingga mereka lihat saya lalu ikut serta membantu", Kata Tamher

Menurut Tamher, dahulu ia merupakan pekerja swasta yang waktunya banyak dihabiskan di balik meja kantor. Rutinitas pekerjaan membuatnya kerap tidak memiliki cukup waktu untuk menunaikan salat tepat waktu.

Kini sebagai marbot, ia aktif mengajak para anak muda untuk berkumpul dan bergotong royong menjaga kebersihan masjid, terlebih menjelang bulan Ramadan. Tamher juga mengingatkan umat bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman, sehingga merawat masjid menjadi tanggung jawab bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....