Waktu Terbaik untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadhan

  • 15 Feb 2026 09:59 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID,Tual - Kopi sering dikaitkan dengan kejadian asam lambung dan dehidrasi. Inilah yang membuat sebagian orang ragu untuk mengonsumsinya saat puasa. Jangan khawatir, asalkan tahu kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi kopi selama puasa Ramadan, masalah kesehatan tersebut bisa dihindari. dikutip dari Artikel Farmaku bahwa:

Efek Minum Kopi Saat Puasa terhadap Kesehatan

Minum kopi sudah menjadi kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan. Pada beberapa orang, minuman ini dapat membantu menambah energi dan meningkatkan produktivitas.

Efek kopi tersebut tidak terlepas dari kandungan kafein di dalamnya. Kafein diketahui merupakan stimulan yang merangsang kerja sistem saraf pusat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Namun, mengonsumsi kopi di waktu yang salah dapat memicu efek samping berikut:

1. Detak Jantung Meningkat

Kafein dapat membuat tekanan darah meningkat dalam waktu singkat. Akibatnya, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya.

Efek ini disebabkan oleh meningkatnya hormon adrenalin atau adanya hambatan sementara pada hormon yang berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah.

2. Asam Lambung Meningkat

Kafein di dalam kopi yang dikonsumsi ketika perut kosong dapat memicu kontraksi otot hingga menyebabkan kenaikan produksi asam lambung. Hal tersebut dapat memicu berbagai masalah pencernaan, seperti mual dan nyeri ulu hati.

Kejadian tersebut lebih berisiko pada orang yang sudah memiliki masalah pencernaan, seperti sakit maag dan GERD (penyakit asam lambung).

3. Gangguan Tidur

Jika dikonsumsi terlalu malam, kopi dapat menyebabkan Anda kesulitan untuk tidur (insomnia) dan menyebabkan tidur kurang nyenyak. Padahal, istirahat yang cukup penting dilakukan untuk menjaga energi selama berpuasa.

4. Dehidrasi

kafein diproses melalui hati, lalu dikeluarkan melalui urine saat buang air kecil. Hal ini menyebabkan Anda sering pipis setelah mengonsumsi kopi.

Apabila diminum saat waktu sahur atau waktu menjelang Anda berpuasa, tubuh berisiko kehilangan cairan dalam jumlah yang tidak sedikit. Kondisi ini meningkatkan risiko dehidrasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....