Warga Bima di Kei Buka Puasa Bersama
- 29 Mar 2025 22:33 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Tradisi buka puasa bersama atau bukber telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia saat bulan ramadhan tiba. Acara ini tidak hanya sekadar makan bersama, tetapi juga merupakan moment untuk bersilaturahmi dengan teman, keluarga, dan kerabat yang jarang bertemu bahkan belum pernah bertemu sebelumnya.
Mengenali makna dan keutamaan dari buka puasa bersama yakni membawa makna sosial dan kebersamaan yang sangat penting dalam menjalin hubungan sesama muslim dan memperkokoh kerukunan sesama suku seperti halnya yang dilakukan sekolompok warga suku Bima Nusa Tenggara Barat yang mendiami dan mengadu nasib di tanah rantau kepulauan kei ini.
| Baca juga: 150 Buah Kelapa Sehari diborong Pembeli |
Terkenal dengan solidaritas yang tinggi dalam satu rumpun suku bima, warga bima tetap berkomitmen menjaga kekompakan dalam hal apapun. Bulan Ramadhan merupakan moment yang tepat untuk memperkuat ikatan tali persaudaraan dalam bingkai “ Dou Mbojo ( Orang Bima ) “.
Pantauan rri.co.id hari sabtu ( 29 / 03 / 2025 ) terlihat sangat antusias menikmati kebersamaan dengan menu berbuka puasa alakadarnya di kediaman salah seorang warga bima al- ustadz Ahmadin di desa Ibra, kei kecil Maluku Tenggara.
| Baca juga: Agenda Rutin Ramadhan Pemkot Tual |
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Barang siapa memberi makan orang yang berbuka, maka baginya pahala yang sama dengan orang yang berbuka itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berbuka itu sedikitpun.” (HR Tirmidzi).
Moment bukber tidak hanya menjadi ajang untuk menikmati hidangan lezat setelah berpuasa, tetapi juga dapat mengurangi perasaan kesepian yang sering dialami banyak orang. Kegiatan ini memberi kesempatan untuk berbagi cerita dan memperbarui hubungan yang kadang terabaikan.
Interaksi sosial, seperti makan bersama, adalah salah satu cara paling efektif untuk melawan kesepian dan meningkatkan kebahagiaan. Dalam konteks bulan Ramadhan, buka bersama menjadi peluang untuk merasakan rasa kebersamaan yang luar biasa. Selain itu, buka bersama juga mendorong pola makan yang lebih sehat. Orang yang sering makan bersama cenderung lebih sadar dalam memilih makanan, yang pada akhirnya berdampak pada keseimbangan hormon dan kesehatan otak.
Kehadiran orang-orang terdekat saat buka puasa bersama, baik itu keluarga atau teman lama, memberi rasa kebersamaan yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental. Kebersamaan menjadi harapan semua warga bima yang hadir pada acara tersebut , bukan saja disaat moment bukber namun pada waktu waktu lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....