Harga Boleh Naik Tapi Beratnya Jangan Dikurangi

  • 19 Mar 2025 10:05 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Setiap tahun saat ada hari raya keagamaan baik Natal maupun Idul Fitri, harga barang khususnya sembako bakal naik. Selain karena permintaan yang banyak, kenaikan harga sembako setiap hari raya keagamaan ini sudah merupakan sebuah tradisi sehingga masyarakat sebagai konsumen juga sudah terbiasa dengan Kenaikan harga ini.

Jelang Idul Fitri tahun ini, Jahe yang sebelumnya 80 ribu per kilogram naik menjadi 100 ribu per kilogram. cabai keriting yang semula 80 per kilo naik menjadi 150 per kilo.

Sementara bawang merah dan bawang putih di harga 60 per kilogram. Untuk tomat dijual dengan Rp. 40 ribu per kilo. Sedangkan untuk Kol Rp. 30 ribu per kilo, Buncis Rp. 30 ribu per kilo, Wortel 60 ribu dan Kentang berada di posisi Rp. 60 ribu per kilo.

Pemerintah juga biasanya berupaya menekan harga barang dengan melaksanakan kegiatan pasar murah jelang Idul Fitri maupun Natal baik di kota Tual maupaun di Maluku Tenggara sehingga masyarakat merasa terbantu.

Dalam acara Opini Publik RRI Tual Pagi tadi (19/3/2025), Pa Kace di Loon meminta Dinas terkait untuk memperhatikan kenaikan harga agar jangan terlalu melonjak tinggi. Menurut Pa kace, masyarakat sudah terbiasa dengan kenaikan harga setiap jelang hari raya keagamaan.

Namun ia meminta para pedagang kalau sudah naik harga, jangan kurangi lagi porsi atau berat sebenarnya dari barang tersebut. Pa Kace mencontohkan gula atau beras yang harganya naik tapi mengalami pengurangan beberapa Ons sehingga tidak mencukupi 1 Kg.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....