Kendala Syiar Islam Kemenag Malra

  • 10 Mar 2025 10:08 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Berbagai kegiatan dan program yang dijalankan di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah lebih banyak difokuskan kepada syiar dan tausiah langsung kepada masyarakat di hampir seluruh wilayah Maluku Tenggara.

Program kegiatan yang dikemas dengan nama Amaliah Ramadhan itu telah menjangkau hampir seluruh wilayah, baik di Kei Kecil maupun Kei Besar.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara, Ahmad Raharusun kepada rri.co.id mengatakan, tim Amaliah Ramadhan yang dibentuk merupakan kolaborasi antara Kementerian Agama Maluku Tenggara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Tenggara serta Ikatan Mubaligh Maluku Tenggara dan Pemerintah Daerah.

Dari hasil kesepakatan, seluruh tim diterjunkan langsung ke desa atau ohoi-ohoi yang bisa dijangkau untuk memberikan pencerahan dan penyebaran ilmu agama kepada masyarakat.

Kendati demikian Raharusun mengakui, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum disentuh secara maksimal dalam kegiatan ini, seperti di Kei Besar Utara Timur dan Kei Besar Utara Barat akibat terkendala anggaran dan rentang kendali. Padahal masyarakat di wilayah tersebut sangat merindukan kehadiran tim Amaliah Ramadhan di bulan Ramadhan ini.

“Ada daerah-daerah tertentu yang memang masyarakatnya sangat menunggu, yang selama ini kita tidak jangkau, karena soal rentang kendali, soal geografis, soal keterjangkauan, karena memang kita punya cukup biaya untuk bisa ke situ, padahal daerah itu sangat membutuhkan sekali, dan sangat jarang untuk mendapatkan kehadiran para ustadz, para ulama, untuk bisa memberikan sedikit membagi ilmu kepada mereka,” jelas Raharusun.

Olehnya itu, Kepala Kementerian Agama Maluku Tenggara berharap hal ini menjadi perhatian dan catatan bagi semua yang terlibat sehingga kedepan hal ini dapat diwujudnyatakan.

Raharusun juga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran dua ustadz dari bantuan Presiden yang ditempatkan langsung di kedua wilayah itu pada Ramadhan tahun ini. Menurutnya, sekalipun jumlahnya belum mencukupi dalam optimalisasi pelayanan, akan tetapi kehadiran keduanya telah menjawab kerinduan umat untuk mendapatkan siraman rohani di sepanjang bulan Ramadhan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....