Selama Ramadhan Malra Dapatkan Tambahan Ustadz dari Presiden

  • 01 Mar 2025 14:47 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) pada bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah 2025 Masehi mendapatkan jatah penambahan ustadz dari Pemerintah Pusat. Sebanyak 2 orang ustadz yang ditugaskan akan menajalani masa tugasnya selama bulan suci Ramadhan di wilayah-wilayah terpencil yang ada di Maluku Tenggara.

Hal ini dikemukakan Kepala Kantor Kementerian Agama Maluku Tenggara, Ahmad Raharusun kepada rri.co.id Jumat sore kemarin. Raharusun mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah memperhatikan Maluku Tenggara di bidang keagamaan.

Diakui Raharusun, saat ini jumlah tenaga pendakwah di Maluku Tenggara masih tergolong belum mencukupi dalam pelayanan spiritual umat khususnya di wilayah-wilayah terpencil.

Dan pihaknya juga telah menyepakati untuk kedua ustadz tersebut akan ditempatkan di beberapa wilayah yang saat ini sangat membutuhkan kehadiran tenaga pendakwah sekaligus imam shalat seperti Kecamatan Kei Besar Utara Timur dan Kecamatan Kei Besar Utara Barat.

“Alhamdulillah pada tahun ini, Maluku Tenggara juga mendapat ustadz dari program Pemerintah Pusat melalui Pak Prabowo, jadi kita mendapatkan 2 ustadz yang akan bertugas di kampung-kampung yang sudah ditentukan, mereka digaji langsung oleh Pemerintah Pusat, mereka bertugas di kampung-kampung itu sampai puasa selesai, dan kita sudah menetapkan mereka itu bertugas satu di Kei Besar Utara Timur dan satu di Kei Besar Utara Barat, di sana mereka bukan hanya menjadi imam, tetapi juga memeberikan tausiah, dan juga mengajar mengaji dan sembahyang,” kata Raharusun menjelaskan.

Raharusun melanjutkan, kedua ustadz tersebut nantinya akan ditempatkan di salah satu desa yang lokasinya strategis sehingga memudahkan keduanya untuk melakukan tugas mulianya di wilayah yang sudah ditentukan itu.

Selama bertugas, keduanya akan tetap dipantau oleh pihak Kementerian Agama Maluku Tenggara. Dirinya berharap, umat Islam di kedua kecamatan tersebut dapat memanfaatkan kehadiran kedua ustadz ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan spiritual sehingga nantinya apabila masa tugas keduanya telah berakhir, apa yang mereka tinggalkan mampu menjadi motivasi dalam upaya peningkatan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....