Gelar Pawai Damai Piala Dunia, Bupati: Saling Ejek Boleh, tapi Kita Tetap Indonesia
- 13 Jun 2026 13:04 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Pawai Damai menyongsong FIFA World Cup 2026 di pelataran Kantor Bupati Kepulauan Aru, Kamis (11/6/2026) sore. Kegiatan yang dimulai pukul 16.03 WIT tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ribuan pendukung berbagai negara peserta Piala Dunia 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel, Wakil Bupati Mohamad Jumpa, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite bersama jajaran, unsur Forkopimda, para Koordinator Lapangan (Korlap), serta masyarakat pendukung dari berbagai kelompok fans.
Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Piala Dunia sebagai sarana mempererat persaudaraan dan sportivitas.

"Saling ejek dalam mendukung tim boleh saja, tetapi kita tetap Indonesia. Piala Dunia ini mengajarkan kita mencintai olahraga, bukan untuk mengkotak-kotakkan masyarakat. Mengkotak-kotakkan hanya dalam mendukung tim sepak bola, di luar itu kita tetap bersaudara," ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan para pendukung agar menjaga ketertiban saat merayakan kemenangan tim favorit mereka.
"Kalau ada tim yang menang, silakan merayakannya, tetapi harus tetap tertib. Jangan sampai pengalaman-pengalaman terdahulu terulang kembali, di mana pawai berujung pada kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa.
Fans boleh, tetapi ingat anak dan istri di rumah serta masa depan kita. Jangan sampai setelah Piala Dunia selesai, yang tersisa hanya penyesalan," pesannya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama berlangsungnya FIFA World Cup 2026.
Menurut Kapolres, setiap orang memiliki tim favorit masing-masing dan tentu berharap tim dukungannya menjadi juara. Namun, semangat mendukung harus tetap diiringi dengan sikap tertib dan bertanggung jawab.
"Saya memohon kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga Kamtibmas di Kabupaten Kepulauan Aru selama rangkaian Piala Dunia 2026 berlangsung. Jangan sampai karena euforia kemenangan, kemudian melakukan pawai yang tidak tertib atau mengonsumsi minuman keras hingga menyebabkan kecelakaan. Akibatnya tidak bisa lagi menikmati pertandingan sampai final," kata Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan bahwa siapa pun yang menjadi juara dunia, masyarakat Indonesia tetap bersatu di bawah semangat Merah Putih.
"Siapa pun yang menjadi juara, tetap Garuda di dadaku," tegasnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Damai Pendukung Piala Dunia 2026 oleh enam orang Korlap yang mewakili kelompok pendukung berbagai negara peserta. Deklarasi tersebut kemudian ditandatangani bersama oleh para Korlap, Bupati, Kapolres, serta unsur terkait lainnya.

Acara juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan pemuka agama Islam, Katolik, dan Protestan sebagai simbol persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Aru.
Selanjutnya, Bupati Kepulauan Aru secara resmi melepas peserta pawai damai.
Berdasarkan pantauan RRI, rute pawai dimulai dari pelataran Kantor Bupati menuju pusat Kota Dobo dan kembali lagi ke depan Kantor Bupati sebagai titik akhir kegiatan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Personel TNI, Polri, dan Satpol PP tampak siaga melakukan pengamanan dan pengawasan hingga kegiatan berakhir.(BK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....