Mengenal Peraih Sarung Tangan Emas Pertama Piala Dunia
- 02 Jun 2026 07:14 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur: Piala Dunia merupakan ajang terakbar sepak bola yang dilaksanakan setiap empat tahun. Dalam ajang iniseluruh pemain terbaik dunia dari berbagai posisi selalu bertemu, berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik di posisinya, mengingat piala dunia memiliki penghargaan individu, tak hanya penghargaan untuk sang juara saja.
Penghargaan individu di Piala Dunia terdiri dari empat macam, yakni Bola Emas atau en Ball, Sepatu Emas atau en Boot, Sarung Tangan Emas atau en Glove, dan Best Young Player atau pemain muda terbaik.
en Ball biasanya diberikan kepada pemain terbaik turnamen. Lalu en Boot atau Sepatu Emas diberikan kepada pencetak gol terbanyak Piala Dunia.Di samping itu ada pula en Glove atau Sarung Tangan Emas yang diberikan ke kiper terbaik turnamen, dan Best Young Player untuk para pemain muda terbaik di ajang tersebut.
Berbicara soal en Glove atau Sarung Tangan Emas, penghargaan ini mulai diberikan ke kiper terbaik Piala Dunia pada tahun 1994 silam.
Michel Preud'homme adalah penjaga gawang yang berhasil meraih penghargaan ini pertama kali. Michel Preud'homme merupakan kiper legendaris milik Belgia yang lahir pada 24 Januari 1959 di sebuah kota bernama Ougree yang terletak di Liege.
Awal karier Preud'homme sebagai kiper sendiri bermula di kampung halamannya, di mana ia bergabung tim akademi Standard Liege pada usia 10 tahun.Butuh waktu delapan tahun baginya untuk menembus tim senior dan melakoni debutnya bersama Standard Liege yakni pada tahun 1977.
Sebelum hijrah ke Benfica, Preud'homme membela Belgia di ajang piala dunia 1994, di mana ia merupakan penjaga gawang utama tim berjuluk De Rode Duivels itu.Kiprahnya sendiri di Piala Dunia 1994 tak terbilang cemerlang. Sebab, Preud'homme yang menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.Belgia lolos babak grup dengan menempati peringkat ketiga grup F sehingga melaju ke babak 16 besar.Sayangnya, langkah Belgia dan Preud'homme di Piala Dunia 1994 harus terhenti di babak 16 besar usai dibungkam oleh Jerman dengan skor 2-3.
Meski begitu, Preud'homme memiliki catatan apik. Dalam empat laga di Piala Dunia 1994, ia hanya kebobolan tiga gol saja.Karena kiprahnya itu, FIFA pun memberikan penghargaan en Glove atau kiper terbaik turnamen pertama kepadanya. Sebagai informasi, saat itu en Glove bernama Yashin Award.
Selain meraih penghargaan Yashin Award, Preud'homme masuk dalam tim All-Star Piala Dunia 1994 bersama nama-nama beken seperti Paolo Maldini, Dunga, Roberto Baggio, George Hagi, dan Hristo Stoichkov.Piala Dunia 1994 pun lantas menjadi ajang internasional terakhir Preud'homme bersama Belgia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....