Money Politic Dimata Pemerhati Politik
- 25 Okt 2023 20:03 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Salah satu tindakan yang dinilai dapat
mencederai sebuah pesta demokrasi adalah adanya praktek money politic atau
politik uang. Hal ini dianggap sebagai perbuatan yang tidak elegan dan dapat
membawa citra buruk bagi sebuah partai atau mereka yang mencalonkan diri
sebagai anggota legislatif maupun kepala daerah.
Salah satu pemerhati politik di Maluku Tenggara, Bernardus Rettob, S.Sos, M.AP kepada KBRN mengatakan, dalam melaksanakan sosialisasi, sejatinya partai maupun mereka yang mencalonkan diri hendaknya sebisa mungkin menghindari politik uang karena di era serba transparan ini jika hal itu dengan sengaja dilakukan maka sangatlah mudah untuk diketahui. Untuk itu dirinya meminta kehati-hatian dan kejujuran dari setiap individu maupun partai saat melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat.
“Nah harapan kita semua adalah bahwa itu tidak akan terjadi di Maluku Tenggara maupun Kota Tual, terkait dengan money politic ini. Karena itu menyangkut harga diri seseorang, harga diri kelompok, harga diri lembaga. Nah oleh karena itu kalau memang itu disengaja dilakukan maka itu pasti sudah keluar dari nilai-nilai moral yang seharusnya kita jaga.” Kata Rettob.
Kendati demikian Rettob meyakini seluruh partai dan mereka yang mencalonkan diri pada pesta demokrasi baik di Kota Tual maupun Kabupaten Maluku Tenggara sudah mengerti akan hal itu dan berharap pesta demokrasi tahun 2024 nanti dapat berjalan sesuai dengan aturan yang ada dan tetap mengedepankan slogan jujur dan adil sebagai bagian dari ciri khas sebuah pesta demokrasi.
“Ya saya yakin bahwa mereka yang mencalonkan diri dalam pesta demokrasi di kepulauan Kei ini semuanya sudah cerdas dalam berpolitik dan mengedepankan nama baik. Satu hal yang perlu diingat dan dijaga adalah kejujuran, sebab jika terpilih sebagai anggota legislatif dengan cara-cara yang tidak elegan seperti melakukan praktek uang, maka itu sama saja dengan membohongi diri sendiri.” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....