Monolog “Ibu Pertiwi Menangis” Meskey Pukau Audiens di RRI Fest 2026
- 29 Agt 2026 15:27 WIB
- Tual
RRI, Langgur: Penampilan monolog yang dibawakan siswi SMA Negeri 3 Maluku Tenggara, Meskey Dina Pua Rahajaan, berhasil memukau audiens dalam perhelatan RRI Fest 2026 yang berlangsung di SMA Negeri 3 Maluku Tenggara, Kamis (27/8/2026). Meskey tampil membawakan monolog dengan tema tentang Ibu Pertiwi yang sedang menangis. Penampilannya mendapat perhatian dari para audiens yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.
Dengan ekspresi penuh penghayatan, Meskey membawakan kisah yang menggambarkan kesedihan Ibu Pertiwi atas berbagai persoalan yang terjadi di tengah kehidupan bangsa. Setiap kata dan gerakan yang ditampilkan mampu membangun suasana emosional selama pertunjukan berlangsung. Audiens terlihat mengikuti penampilan tersebut dengan penuh perhatian. Pesan yang disampaikan melalui monolog pun terasa kuat dan menyentuh.
Monolog tersebut tidak hanya menjadi sebuah pertunjukan seni, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya mengingat kembali sejarah perjuangan bangsa. Melalui sosok Ibu Pertiwi, Meskey menggambarkan bagaimana pengorbanan para pahlawan menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia. Perjuangan tersebut menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menghargai kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar. Seni monolog menjadi media yang digunakan untuk menyampaikan pesan tersebut secara emosional.
Meskey Dina Pua Rahajaan, yang akrab disapa Meskey, mengaku bangga sekaligus terharu karena diberikan kesempatan tampil dalam RRI Fest 2026. Menurutnya, penampilan tersebut menjadi pengalaman berharga, terutama karena monolog yang dibawakan memiliki pesan tentang perjuangan para pahlawan bangsa. Ia berharap pesan yang disampaikan dapat diterima dan direnungkan oleh para audiens.
“Saya merasa bangga dan terharu bisa tampil membawakan monolog ini. Saya ingin melalui penampilan ini kita semua kembali mengingat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban untuk bangsa dan negara,” katanya.
Ia mengatakan, sosok Ibu Pertiwi dalam monolog tersebut menjadi gambaran tentang Indonesia yang memiliki sejarah panjang dan penuh perjuangan. Tangisan Ibu Pertiwi menjadi simbol keprihatinan sekaligus ajakan kepada generasi muda agar tidak melupakan jasa para pahlawan. Menurut Meskey, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut melalui karya dan prestasi.
Penampilan Meskey juga menunjukkan bahwa pelajar dapat mengambil bagian dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan melalui kreativitas dan seni. Monolog yang dipadukan dengan ekspresi, penghayatan, serta kekuatan vokal menjadikan pertunjukan tersebut semakin hidup. Kehadiran seni dalam RRI Fest 2026 turut memberikan ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat sekaligus menyampaikan gagasan kepada masyarakat.
Melalui penampilannya di RRI Fest 2026, Meskey Dina Pua Rahajaan berharap semakin banyak generasi muda yang berani berkarya dan menjadikan seni sebagai sarana untuk menyampaikan pesan positif. Ia juga mengajak generasi muda untuk terus mengenang jasa para pahlawan serta mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat. Penampilan monolog “Ibu Pertiwi Menangis” akhirnya tidak hanya menjadi hiburan bagi audiens, tetapi juga menjadi momentum refleksi tentang arti perjuangan dan tanggung jawab generasi penerus bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....