Tiga Kendala Stabilisasi Ekonomi Menjadi Perhatian Pemda
- 25 Jun 2026 14:33 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Bupati Maluku Tenggara, H. Muhammad Thaher Hanubun menegaskan, kondisi ekonomi di Maluku Tenggara harus disikapi semua pihak, guna menangani tiga indikator utama perlu diprioritaskan untuk mengatasi tantangan ekonomi di Maluku Tenggara, Kamis (25/6 2026).
“Kita harus kerja berdasarkan kajian ilmiah. Tidak duduk mengarang-arang berdasarkan perasaan tapi harus berdasarkan real fakta lapangan. Dalam kaitan dengan kebutuhan daerah, hari ini ada permasalahan real yang perlu dijawab dari hasil sensus ini,’ ajak Hanubun.
Hanubun menggambarkan, pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini mengalami hambatan serius diantaranya merosotnya daya beli masyarakat dampak efisiensi yang terjadi secara nasional yang berpengaruh pada daya beli masyarakat pada pusat pusat layanan publik.
“Daya beli masyarakat, yang pertama. Salah satu tekanan ekonomi yang paling dirasakan masyarakat kita adalah melemahnya daya beli. Hari ini, melemah daya beli. Kalau melemahnya daya beli, tentu anda sudah paham karena efisiensi dan lain-lain. Tetapi, kita coba untuk membangun terus,” ujarnya.
Bupati Hanubun menyatakan, selain daya beli, angka pengangguran akibat keterbatasan peluang kerja yang mengarah pada minimnya pendapatan masyarakat serta kualitas hidup warga di daerah ini, juga distribusi ekonomi di pulau Kei Kecil dan Kei besar tidak berimbang dilatarbelakangi akses ekonomi di kota Langgur lebih dominan jika dibandingkan di Pulau Kei Besar.
“Kesenjangan pembangunan antara Pulau Kei kecil dan Pulau Kebesar turut dipengaruhi oleh distribusi ekonomi yang kurang merata. Di Pulau Kei besar yang relatif tertinggal, perlu untuk dipercepat pertumbuhannya,” katanya.
Kunci ketahan ekonomi ungkap Hanubun, rencana Pemerintah Daerah untuk membangun Kota Elat khusus Pasar Elat yakni revitalisasi dalam waktu dekat, dengan kerjasama dengan Pimpinan dan Anggota DPRD untuk menggerakan Sektor ekonomi di Kei Besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....