Workshop Fasilitasi Pemuda Pelopor Tingkat Desa Inklusif 2025
- 25 Jun 2025 08:40 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Workshop Fasilitasi Pemuda Pelopor di Tingkat Desa Inklusif Tahun 2025 yang berlangsung sejak 16-19 juni 2025 di RedTOP and Convention Jakarta melibatkan Angellina Jeujanan Pemuda Pelopor Propinsi Maluku di bidang Pendidikan asal Kabupaten Maluku Tenggara.
Kepada rri.co.id usai kegiatan ini Angel menceritakan Kegiatan ini mengusung semangat Pemuda Pelopor dengan tema Pemuda Pelopor Siaga Membangun Desa 2025 menghadirkan para pemuda-pemudi pilihan dari berbagai daerah di indonesia yang aktif menggerakan perubahan sosial di desanya.

Jeujanan menambahkan kegiatan ini adalah kolaborasi kementerian pemuda dan olahraga bersama kementerian desa,pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi melalui pembukaan kegiatan dengan apel bersama pemuda pelopor siaga membangun desa di Tangerang Propinsi Banten.
Workshop ini digelar dengan muatan pelatihan,kolaborasi lintas sektor,transfer pengalaman langsung dari para tokoh nasional di bidang kepemudaan serta meningkatkan kapasitas kepemimpinan pemuda,mendorong identifikasi desa hingga memfasilitasi pertukaran ide berbasis digital.
Peraih beasiswa LPDP Program Doktoral ini menjelaskan Peran pemuda pelopor sebagai jejaring pemuda pelopor nasional yang berdampak pada pemerataan pembangunan antar desa melalui peran aktif generasi muda,dengan demikian akan tumbuh jejaring baru di level nasional sehingga pemerataan dari desa ke desa lainnya dapat tercapai secara inklusif dan berkelanjutan.
Jeujanan menegaskan pemuda pelopor membawa inovasi-inovasi yang diperoleh pada workshop ini ke daerah masing-masing sebab pemuda pelopor perwakilan propinsi akan berperan dalam membantu anak muda desa maupun pihak desa untuk berkembang dan berinovasi serta membantu kemendes dan kemenpora pada seleksi pemuda pelopor desa di daerah masing-masing.
Jeujanan berharap melalui kegiatan ini pemerintah lebih memperhatikan kualitas dan kemampuan anak-anak muda di daerah secara merata baik di pedesaan maupun perkotaan karena lebih mudah menyampaikan informasi dari pada menindaklanjuti tujuan dari program pemerintah sebagai aksi nyata di lingkungan masyarakat.
“semoga kegiatan ini dapat menjadi salah satu wadah untuk anak muda di daerah semakin bertumbuh dan berkembang untuk menjadi cahaya ditempat mereka berpijak dengan niat yang baik dan tulus”katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....