Kakao Masuk Komoditas Penghasil Devisa
- 03 Feb 2025 00:08 WIB
- Tual
KBRN, Tual: Digelar BPS dan Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menghadiri Rapat TPIP yang berlangsung di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (3/2/2025).
Turut mendampingi Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini. Rapat ini dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan turut dihadiri sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara, di antaranya Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan sejumlah perwakilan kementerian/lembaga.
Berbagai isu terkait evaluasi inflasi tahun 2024 dan langkah antisipatif tahun 2025 dibahas dalam pertemuan ini. Dalam kesempatannya, Amalia juga menambahkan bahwa kenaikan harga beberapa komoditas di pasar global seperti emas, kopi, cocoa, dan komoditas berbasis agrikultur perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Kakao memegang peranan penting sebagai komoditas perkebunan subsektor pertanian dalam kegiatan perekonomian Indonesia. Selain minyak dan gas, kakao juga menjadi salah satu komoditas penting penghasil devisa negara ekspor Indonesia, ucap Adininggar.
Menurutnya, Peningkatan daya saing ekspor kakao Indonesia akan membawa manfaat ekonomi yang signifikan, termasuk peningkatan pendapatan petani, pertumbuhan industri, dan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional.
Tingkat daya saing kakao Indonesia dengan pasar internasional serta mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing ekspor kakao Indonesia di pasar internasional, tambah Adininggar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....