Lahan Basah Menjaga Keseimbangan Ekosistem Hayati
- 02 Feb 2025 22:53 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman_Umar Siddiq menegaskan, Hari Lahan Basah Sedunia diperingati setiap tanggal 2 Februari sebagai pengingat akan pentingnya lahan basah dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati, Senin (3/2/2025).
Menurut Umar Siddiq, Lahan basah itu seperti hutan mangrove, gambut, rawa, dan danau, merupakan habitat bagi jutaan spesies flora dan fauna. Lahan basah juga berperan penting dalam menjaga kualitas air, mengurangi risiko bencana alam, dan mendukung kegiatan ekonomi lokal.
“Mari kita memperingati Hari Lahan Basah Sedunia ini dengan komitmen untuk menjaga kelestarian lahan basah kita, dan memastikan bahwa generasi masa depan dapat menikmati keindahan dan manfaatnya”, pintanya.
Umar Siddiq juga menandaskan, Menjaga kelestarian kawasan hutan sekaligus meningkatkan manfaatnya untuk pariwisata dan edukasi juga sangat penting bagi Masyarakat dalam mempertahankan Kelestarian Hutan di setiap wilayah, sebagai sumber Kehidupan di masa depan.
Ekosistem Hayati yang dimiliki Hutan maupun dampak ekonomi yang diciptkan, menjadi Langkah Prioritas Kementerian Kehutanan untuk terus mendorong pengelolaan yang berkelanjutan agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat luas, dalam pemanfaatan dan Sistem Ketahanan Hutan dalam meminimalir efek buruk yang ditimbulkan akibat kerusakan Lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....