Presiden Batasi Impor Kebutuhan Pokok Dari Luar Negeri
- 26 Jan 2025 21:29 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Dalam pidatonya di pembukaan Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Prabowo Subianto memastikan swasembada pangan dapat terealisasi paling lambat akhir tahun 2025 dan awal tahun 2026, Minggu (25/1/2025).
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia tidak akan lagi impor pangan seperti beras, jagung, hingga garam di penghujung 2025.
Presiden juga mengaku mendapatkan laporan dari jajaran para menteri bahwa Indonesia akan mencapai itu, lewat program ketahanan pangan di seluruh daerah, dan mempercepat proses intensifikasi lahan, bagi peningkatan produksi para petani.
"Saya terima kasih ke jajaran menteri-menyeri yang lapor ke saya 2025 ini kita tidak akan impor beras lagi, tidak akan impor jagung lagu, tidak akan impor garam lagi, jauh lebih cepat dari target yang dipatok untuk swasembada pangan dalam waktu empat tahun." kata Prabowo
"Jadi mungkin tiga tahun lebih cepat dari sasaran yang ditetapkan," ucapnya.
Menurutnya, dengan niat baik dan kerja keras, orientasi ke negara dan bangsa, maka kebijakan akan membuahkan hasil yang cepa, dan meminta ke seluruh jajarannya mengutamakan kepentingan bangsa demi kesejahteraan rakyat.
Sementara itu , Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono menyampaikan, perintah telah disampaikan Pimpinan Negara, adanya larangan impor beras, jagung, gula, dan garam.
Kementerian Pertanian telah mendapatkan perintah dari Prabowo agar tidak lagi mengimpor empat komoditas pangan tersebut mulai tahun ini.
"Ini target namanya, perintah nih (dari Presiden Prabowo Subianto), kami tidak boleh impor beras di tahun ini, 2025, tidak impor beras, tidak impor jagung, tidak impor gula konsumsi, dan tidak impor garam konsumsi," jelas Sudaryono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....