Kader Posyandu Puskesmas Mataholat Peserta Pengolahan PMT Berbasis Pangan Lokal

  • 23 Agt 2026 12:40 WIB
  •  Tual

RR.CO.ID,Elat : Kegiatan pembekalan tim kader Posyandu dalam pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal kembali dilaksanakan di RS Pratama Lies Hanubun, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini melibatkan sejumlah kader Posyandu dari wilayah kerja Puskesmas Mataholat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader dalam pemenuhan gizi masyarakat.

Pembekalan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan kepada para kader, tetapi juga diisi dengan praktik pengolahan makanan tambahan berbasis pangan lokal. Melalui kegiatan ini, kader diperkenalkan dengan berbagai jenis bahan pangan lokal yang dapat diolah menjadi makanan bergizi, menarik dan mudah disajikan kepada sasaran Posyandu.

Puskesmas Mataholat turut berpartisipasi dengan menampilkan sejumlah menu PMT hasil olahan pangan lokal. Menu yang disiapkan antara lain kasbi panggang ala Argentina, bubur petatas ungu dan otak-otak ikan. Ketiga menu tersebut menjadi bentuk kreativitas kader dalam memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di wilayah setempat untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat.

Kasbi atau singkong yang diolah menjadi kasbi panggang ala Argentina menjadi salah satu menu yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut. Sementara bubur petatas ungu dan otak-otak ikan menjadi pilihan makanan yang dapat dikembangkan sebagai menu PMT dengan cita rasa yang lebih variatif. Kreasi tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin mengenal dan memanfaatkan pangan lokal sebagai sumber makanan bergizi.

Kepala Puskesmas Mataholat, Lilina Suryani Balubun, A.Mg, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan pembekalan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para kader untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menyiapkan makanan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan gizi masyarakat.

“Kami sangat senang dapat terlibat dalam kegiatan ini, karena pembekalan seperti ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan para kader Posyandu. Kader merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga mereka harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik,” ujar Lilina Suryani Balubun.

Ia berharap pembekalan tersebut tidak berhenti pada kegiatan praktik semata, tetapi dapat diterapkan oleh para kader ketika kembali melaksanakan pelayanan di Posyandu masing-masing. Pemanfaatan pangan lokal juga dinilai dapat menjadi solusi yang mudah dan terjangkau bagi keluarga dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak.

Lilina menambahkan, sinergi antara Puskesmas, kader Posyandu dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan kader yang semakin siap dan terampil, diharapkan pelayanan Posyandu dapat berjalan lebih optimal sekaligus membantu mendorong pemenuhan gizi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Mataholat dan Kabupaten Maluku Tenggara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....