Lebih dari Pencari Nafkah, Ayah adalah Pembentuk Karakter Anak

  • 30 Jul 2026 11:34 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Seorang anak mungkin tidak selalu mengingat hadiah yang pernah diberikan ayahnya. Namun, mereka akan mengingat siapa yang menemani saat belajar, mendengarkan cerita ketika sedih, atau mengajarkan cara bangkit setelah gagal, Kamis (30/7/2026).

Pesan itu disampaikan Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, dalam Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Aula Kantor Bupati, Langgur, Selasa 28 Juli 2026.

Menurut Edi, karakter seorang anak tidak dibentuk dalam sehari. Proses itu berlangsung melalui contoh yang diberikan orang tua, terutama ayah, dalam kehidupan sehari-hari.

“Karakter seorang anak itu diturunkan dari ayah. Role model ayah di rumah itulah yang akan membentuk karakter seorang anak,” kata Edi.

Ia menjelaskan, nilai kejujuran, integritas, disiplin, hingga kemandirian lebih mudah dipelajari anak melalui keteladanan dibandingkan sekadar nasihat. Anak akan meniru apa yang dilihat dan dirasakan di rumah.

Ketika ayah menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan tidak mudah menyerah, nilai-nilai itu perlahan menjadi bagian dari karakter anak. Sebaliknya, jika keteladanan itu tidak hadir, anak kehilangan salah satu sumber pembelajaran penting dalam hidupnya.

Edi mencontohkan, daya juang anak sering kali terbentuk dari bagaimana ayah menghadapi kegagalan dan kesulitan. Anak belajar bahwa jatuh bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses untuk bangkit dan berkembang.

“Kalau ayahnya tidak pernah memberikan contoh bagaimana bangun dari jatuhnya, mereka tidak akan paham bagaimana rasanya berjuang,” ujarnya.

Karena itu, menurut Edi, kehadiran ayah tidak boleh hanya dimaknai sebagai pencari nafkah. Anak membutuhkan figur yang hadir secara emosional, memberikan perhatian, serta terlibat dalam proses tumbuh kembang mereka.

Melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia, pemerintah berupaya mengingatkan kembali pentingnya peran ayah dalam keluarga. Sebab, dari rumah yang hangat dan penuh keteladanan, lahir generasi yang memiliki karakter kuat untuk menghadapi masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....