Malra Tuntaskan Peta Jalan Kependudukan, Fokus Percepat Penanganan Stunting

  • 29 Jul 2026 05:44 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara selangkah lebih maju dalam menyiapkan arah pembangunan jangka panjang berbasis kependudukan. Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) daerah itu telah rampung disusun dan tinggal menunggu pengesahan melalui surat keputusan (SK).

Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut saat Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Langgur, Selasa (28/7/2026).

"Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Maluku Tenggara sudah selesai. Tinggal menunggu pengesahannya saja dalam bentuk SK," kata Edi.

Menurut Edi, keberadaan peta jalan kependudukan menjadi instrumen penting dalam mengarahkan kebijakan pembangunan daerah. Dokumen tersebut tidak hanya memotret kondisi penduduk saat ini, tetapi juga menjadi dasar bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan demografi, mulai dari stunting, kualitas sumber daya manusia, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.

Di tengah upaya tersebut, pemerintah juga terus memperkuat intervensi gizi bagi kelompok rentan. Edi mengungkapkan, sebelum menghadiri kegiatan sosialisasi GATI dan Genting, dirinya mengikuti proses distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

"Saya mengikuti alur pendistribusian MBG bagi sasaran 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Mereka menjadi salah satu target intervensi untuk mengatasi masalah stunting melalui intervensi gizi," ujarnya.

Edi menegaskan, keberhasilan penanganan stunting tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan pemenuhan gizi yang cukup sejak masa kehamilan hingga anak berusia dini. Karena itu, program MBG menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan kelompok rentan memperoleh asupan gizi yang memadai.

Penyelesaian peta jalan kependudukan dan penguatan program gizi merupakan dua upaya yang saling melengkapi dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Keduanya menjadi landasan penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, produktif, dan mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Dengan dokumen kependudukan yang telah rampung dan berbagai program intervensi yang terus diperkuat, Maluku Tenggara diharapkan memiliki arah pembangunan yang lebih terukur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah penting untuk menekan prevalensi stunting secara konsisten di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....