Cegah Stunting dan Fatherless, Pemkab Malra Sosialisasikan GENTING dan GATI

  • 28 Jul 2026 15:18 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Upaya mencegah stunting tidak cukup hanya melalui pemenuhan gizi. Kehadiran dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak juga menjadi faktor penting untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Pesan itu disampaikan dalam Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digelar Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah (DPPKBD) di Aula Kantor Bupati, Langgur, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Tim Penggerak PKK, kepala puskesmas, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.

Dalam laporannya, Kepala DPPKBD Maluku Tenggara, Titus Betaubun, mengatakan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan landasan utama mewujudkan visi Indonesia Emas. Hal itu sejalan dengan visi daerah, yakni mewujudkan masyarakat Maluku Tenggara yang mandiri, cerdas, demokratis, dan berkeadilan menuju Maluku Tenggara Hebat.

Menurut Titus, peningkatan kualitas masyarakat yang sehat dan cerdas menjadi prioritas pembangunan daerah. Namun, persoalan stunting masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara bersama-sama.

“Stunting bukan hanya masalah kekurangan gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan pola asuh dalam keluarga. Karena itu diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk mencegahnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN meluncurkan dua program strategis, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Program GENTING berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi keluarga berisiko stunting melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Sementara itu, GATI mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak guna menciptakan lingkungan keluarga yang lebih sehat, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Titus mengungkapkan, sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui GENTING. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mengubah paradigma pengasuhan anak agar tidak hanya dibebankan kepada ibu, tetapi melibatkan peran aktif seorang ayah melalui program GATI.

Kegiatan itu mengusung tema “Peran Ayah Hebat untuk Generasi Kuat: Menghapus Fenomena Fatherless dalam Keluarga.” Tema tersebut menegaskan pentingnya kehadiran figur ayah dalam tumbuh kembang anak, baik dari sisi emosional, sosial, maupun pendidikan.

Sebagai narasumber utama, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Maluku, Dr. Edi Setiawan, yang akan memaparkan strategi implementasi GENTING dan GATI di daerah. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, keluarga, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak serta mempercepat penurunan angka stunting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....