Pentingnya Atur Pola Makan Sehat untuk Bayi 10 Bulan
- 24 Jun 2026 11:41 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Memasuki usia 10 bulan, tumbuh kembang anak sedang berada dalam masa yang sangat aktif. Pada fase ini, pemenuhan gizi melalui Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang tepat menjadi kunci utama untuk mencegah stunting dan mengoptimalkan perkembangan otak anak.
Nutrisionis Ahli Pertama di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, Meike Ohoilulin, S.Gz, menekankan bahwa pola makan bayi usia 10 bulan harus dirancang dengan memperhatikan tekstur, frekuensi, dan keberagaman nutrisi.
Menurut Meike, bayi usia 10 bulan sudah mulai bersiap untuk beralih ke makanan keluarga. Oleh karena itu, tekstur makanan yang diberikan tidak lagi berupa bubur saring yang halus.
Ia juga menambahkan pentingnya membangun jadwal makan yang teratur agar anak mengenali rasa lapar dan kenyang. Pola makan yang ideal dalam sehari terdiri dari: 3 kali makanan utama (pagi, siang, malam), 1 sampai 2 kali makanan selingan dengan camilan sehat seperti buah potong atau puding susu, Pemberian ASI yang tetap diteruskan sesuai keinginan anak.
| Baca juga: Kenalinya Gejala Diare |
Dalam menyusun menu MPASI, Meike mengingatkan para orang tua untuk tidak hanya fokus pada kenyang, tetapi pada kepadatan gizi. Dua unsur yang sangat krusial pada usia ini adalah zat besi dan seng.
Beberapa bahan makanan lokal yang sangat direkomendasikan antara lain: Daging merah dan hati ayam/sapi yang merupakan sumber zat besi tertinggi untuk mencegah anemia, Ikan laut segar yang kaya akan omega-3 dan seng untuk kecerdasan otak, Telur dan ayam yang adalah sumber protein yang mudah didapat dan diolah.
Menutup keterangannya, Meike mengimbau para ibu untuk menahan diri dalam memberikan perasa tambahan pada makanan bayi. Pengenalan rasa asin dan manis yang berlebihan sejak dini dikhawatirkan dapat membentuk pola makan yang buruk hingga dewasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....