HUT IBI Ke- 75 Tingkatkan Kiprah Bidan Tekan Angka Mortalitas Ibu dan Anak

  • 30 Apr 2026 17:44 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Ketua IBI Cabang Kota Tual, Bidan Hj. Aminah Refra, S.Tr.Keb mengatakan, peran utama Organisasi IBI diantaranya, meningkatkan kualitas kesehatan Ibu dan Anak, Membina Bidan yang profesional dan handal dan juga terus berupaya berkolaborasi bersama seluruh Staekholder mewujudkan kesehatan Ibu dan Anak yang sehat, Kamis ( 30/4/2026).

“Kita bisa mencegah tidak terjadinya stunting maka sedini mungkin kita sebagai bidan itu sebagai Garda terdepan setiap kali ibu hamil datang kita sudah mulai harus screening kita butuh anak dan ibu yang sehat, anak-anak yang sehat maka sebelumnya kita harus memperbaiki dulu ibu -ibu yaitu melalui Edukasi,” katanya.

Refra juga menekankan pada Calon Pengantin secara khusus dibekali dengan Pengetahuan Kesehatan Keluarga dan melaui proses screening, dan dibekali pengetahuan kesehatan seorang ibu dimasa kehamilan, guna menghindari potensi stunting serta mampu memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang.

“Bilamana supaya ibu nanti kalau terjadi kehamilan itu, kita bisa mencegah tidak terjadi stunting. Karena dengan ibu yang sehat, maka akan terlahir juga anak yang sehat pula. Kita Para Bidan sudah komitmen, namanya persalinan itu tidak lagi di rumah. Kita sudah menekankan bahwa persalinan tetap ada pada fasilitas layanan Kesehatan,” ucap Refra.

Selaku Ketua IBI juga menegaskan, data Ibu Hamil telah dimiliki setiap Bidan di Kota Tual, termasuk Penyediaan kantong persalinan untuk mengidentifikasi dan memantau kondisi Ibu hamil di setiap wilayah kerjanya.

“Langkah ini dilakukan supaya dia tetap terkaver di semua titik-titik bahwa dimana ada ibu hamil maka disitu pasti ada bidan supaya kita mencegah terjadinya yang namanya KLB (Kejadian luar biasa), sekarang persalinan banyak yang ditolong sama bidan, dan telah dimasukan dalam grafik misalnya di desa ini, ada ibu hamil berapa sudah ada titik-titik yang ada,” ujarnya.

Refra mengemukakan, jika terdapat ibu hamil yang masuk resiko tinggi, perlu disikapi dan dipantau Bidan mulai masa kehamilan hingga masa melahirkan dapat ditinjaklanjuti ke Fasilitas yang lebih memadai, dari Puskesmas ke Rumah Sakit.

“Sebelum Melahirkan kita sudah antar jauh - jauh hari ke rumah sakit untuk mempersiapkan ibu tersebut untuk bisa melahirkan di rumah sakit, agar ibu aman saat masa persalinan,” ucapnya.

Refra menghitung jumlah Bidan di Kota Tual yang telah memiliki KTA yaitu 165 orang, dan belum memiliki KTA sangat minimal, yang berstatus diluar, yang belum dapat diinput ke data organisasi IBI.

“Nanti harus kita buat evaluasi ke tempat yang bidan itu dia pindah ke sini kalau disana sudah disetujui maka kita terima disini tapi untuk sementara yang jumlah bidan yang ada disini itu jumlahnya 65 bidan yang terkaver,” ulas Refra.

Selaku Ketua IBI, Refra mengajak seluruh Bidan terus berkarya dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat sesuai prosedur, menolong persalinan kaum ibu di Lingkungan Masyarakat Sesuai APN (Asuhan Persalinan Normal, disertai payung Hukum yang kuat, untuk menjalan misi kesehatan bagi Masyarakat di Bumi Maren.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....