Dari Pesisir Kei Kecil, Kerang Laut Diolah Jadi Harapan Baru Gizi Anak
- 25 Apr 2026 15:18 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Bagi warga Ohoi Dunwahan, kerang laut adalah bagian dari keseharian yang tak terpisahkan dari kehidupan pesisir. Namun, di tengah tingginya angka stunting pada anak usia dini, kekayaan laut itu belum sepenuhnya menjadi jawaban atas persoalan gizi masyarakat.
Persoalan utama yang dihadapi bukan sekadar ketersediaan bahan pangan, melainkan kemampuan mengolah dan memanfaatkannya. Banyak keluarga belum memiliki keterampilan teknis dalam menyiapkan makanan pendamping ASI yang bergizi dan sesuai kebutuhan anak.
Inovasi ini digagas oleh para akademisi bersama masyarakat sebagai solusi berbasis potensi lokal. Salah satu pencetusnya adalah Muhammad Amrullah, dosen program studi yang terlibat langsung dalam pengembangan produk MP-ASI berbasis kerang laut di Ohoi Dunwahan.
“Masalahnya bukan tidak ada bahan, tetapi belum ada pengetahuan dan keterampilan untuk mengolahnya menjadi makanan yang bergizi. Karena itu, pendekatan edukasi dan pelatihan menjadi bagian penting dalam program ini,” ujar Amrullah.
Amrullah menjelaskan melalui pelatihan berbasis modul Infant and Young Child Feeding (IYCF), masyarakat diajak memahami cara mengolah kerang menjadi MP-ASI yang aman dan bergizi. Kader Posyandu dilibatkan sebagai ujung tombak edukasi, sementara ibu rumah tangga didorong untuk mempraktikkan langsung pengolahan MP-ASI berbasis kerang dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mendorong adanya transfer pengetahuan yang berkelanjutan di tingkat keluarga dan komunitas,” kata Amrullah.
Amrullah menambahkan, inovasi ini membuka peluang lahirnya model intervensi gizi berbasis potensi lokal yang kontekstual dan berkesinambungan. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia dan memperkuat kapasitas masyarakat, upaya pencegahan stunting tidak lagi bergantung pada bantuan eksternal semata.
“Jika potensi lokal dimaksimalkan, masyarakat sebenarnya mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....