Perut Buncit, Waspada pada Kesehatan Tubuh
- 01 Agt 2025 20:23 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Perut buncit merupakan salah satu hal yang tidak disukai pada kaum pria lebih khusus di usia mudah, sebab perut buncit tanda kita mengalami penumpukan lemak diperut atau megalami kelebihan berat badan dan juga berpenampilan, perut buncit juga bisa menjadi faktor adanya gangguan pada kesehatan misalnya penyakit hati dan ginjal.
Namun, apa yang terjadi jika kita mengalami perut buncit ?
Disaat rri.co.id, line telepon bersama dr. Jamil Masahida, ahli mudah puskesmas (01/08/2025) mengatakan perut buncit disebabkan oleh berbagai hal yang mulai dari penumpukan lemak hingga kondisi medis tertentu, dan lemak yang terkadung didalamnya juga seperti "lemak visceral ini lebih berbahaya dibandingkan lemak subkutan yang berada di bawah kulit, karena dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung".
lemak perut perlu diwaspadai karena kondisi ini berpotensi memicu diabetes dan tekanan darah tinggi. Penyakit lain yang berisiko muncul jika lemak perut tidak segera dihilangkan adalah serangan jantung dan kanker.
"Stres dan pola tidur yang buruk juga dapat berkontribusi pada kondisi ini. Hormon stres, seperti kortisol, dapat memicu penumpukan lemak di area perut. Selain itu, kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme, yang akhirnya berujung pada penumpukan lemak perut". Ujar. dr. Jamil Masahida
Salah satu penyebab umum dari perut buncit adalah obesitas. Obesitas sendiri disebabkan oleh penumpukan lemak berlebih karena kurangnya pembakaran kalori yang dilakukan oleh tubuh. Lebih banyaknya asupan kalori dalam tubuh dibandingkan kalori yang dibakar menjadi penyebab utama obesitas.
Beberapa perubahan pola hidup sehat agar penanganan perut buncit yang bisa diatasi dengan menerapkan diet sehat, olahraga teratur, kelola stres, tidur yang cukup dan jangan lupa konsulatasi sama dokter jika perut buncit disertai gejala lain atau tidak membaik dengan perubahan gaya hidup, konsultasikan dengan dokter untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi medis yang menyadari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....