Dinkes Malra Targetkan RS Pratama Beroperasi pada 2025

  • 04 Feb 2025 17:42 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Elat, Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), meski telah diresmikan pada 2023, hingga kini belum dapat difungsikan. Hal ini disebabkan ketidaktersediaan sejumlah fasilitas penting seperti listrik, air, mobiler, dan tenaga kesehatan, Selasa (4/2/2025).

Kepala Dinas Kesehatan Malra, Muchsin Rahayaan mengatakan, pihaknya terus mengupayakan agar rumah sakit ini dapat beroperasi pada 2025. Menurutnya, ada beberapa kendala teknis yang harus diselesaikan, terutama dalam penyediaan jaringan listrik.

"Memang ada beberapa kendala teknis saja, yakni penyediaan jaringan listrik dari gardu induk ke tiga gedung, seperti IGD, ruang kebidanan, dan farmasi," ujarnya.

Selain masalah jaringan listrik, pengadaan air dan mobiler juga menjadi kendala yang harus segera diatasi untuk mendukung operasional rumah sakit. Sementara itu untuk anggaran penyediaan listrik sudah dialokasikan pada tahun ini, dan pengadaan air serta mobiler juga dalam proses.

"Listrik telah kita anggarkan tahun ini, kami sedang mengupayakan agar semuanya tersedia, termasuk tenaga kesehatan,” kata Rahayaan.

Rahayaan mengungkapkan untuk menyelesaikan masalah jaringan listrik, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 571 juta. Selain itu, untuk pengadaan mobiler seperti meja dan kursi, anggaran yang diperlukan berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta.

Rumah Sakit Pratama yang dibangun dengan dana APBN 2023 senilai Rp 75 miliar ini diharapkan dapat segera melayani masyarakat. Pembangunan rumah sakit ini menjadi harapan besar bagi masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Dari total anggaran Rp 75 miliar tersebut, Rp 40 miliar digunakan untuk pembangunan fisik gedung, sementara sisanya sekitar Rp 35 miliar dialokasikan untuk pengadaan alat kesehatan. Dengan adanya dukungan dana dan upaya penyelesaian kendala yang ada, diharapkan rumah sakit ini dapat segera beroperasi pada 2025.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....