Jenis Infeksi Jamur Kulit

  • 29 Jan 2025 20:04 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur : Jamur merupakan organisme yang bisa hidup di air, tanah, udara, atau bahkan di tubuh manusia. Sebagian jamur tidak berbahaya bagi manusia, tetapi sebagian lainnya dapat berkembang biak lebih cepat di tubuh manusia dan menyebabkan infeksi.

Meski bukan kondisi yang serius, seseorang yang mengalami gejala infeksi jamur kulit perlu memeriksakan dirinya ke dokter, terutama jika memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Hal ini untuk mencegah penyebaran jamur ke bagian tubuh lain. Demikian dikatakan dokter umum Marthavina Notanubun, M.Kes beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan Infeksi jamur kulit bisa terjadi jika jamur berkembang lebih cepat daripada kerja pertahanan alami kulit. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang daya tahan tubuhnya lemah atau kondisi kulitnya sedang tidak baik, misalnya terluka atau mengalami iritasi.

Marthavina Notanubun menyebutkan penyebab jenis infeksi jamur kulit yakni :

1.Kurap (tinea)

Kurap adalah jenis infeksi jamur kulit menular yang bisa terjadi di berbagai area tubuh, seperti di badan (tinea corporis), kulit kepala (tinea capitis), selangkangan (tinea cruris), atau di kaki (tinea pedis).

2.Jamur kuku (tinea unguium)

Infeksi jamur ini terjadi di kuku, baik di tangan maupun di kaki. Sama seperti kurap, jamur kuku juga bisa menular.

3. Panu (tinea versicolor)

Panu adalah jenis infeksi jamur kulit yang menyerang lapisan atas kulit. Berbeda dengan kurap dan jamur kuku, panu tidak bisa menular.

Kandidiasis

Kandidiasis kulit merupakan jenis infeksi jamur kulit yang dapat menyerang sejumlah area lembap, seperti ketiak, selangkangan, sela-sela jari, area lipatan payudara, dan lipatan perut. Sama seperti panu, kandidiasis juga tidak menular.

Penyebab Infeksi Jamur Kulit

Infeksi jamur kulit terjadi ketika jamur berkembang biak dengan cepat di kulit manusia. Jenis jamur yang paling sering menginfeksi kulit adalah Candida, Dermatophyta, dan Malassezia.

Pada infeksi jamur kulit yang menular, penularan dapat terjadi jika:

Bersentuhan atau melakukan kontak langsung dengan penderita infeksi

Melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi

Melakukan kontak dengan tanah yang terkontaminasi spora jamur

Berikut ini adalah penyebab infeksi jamur kulit berdasarkan jenisnya:

Kurap

Kurap disebabkan oleh jamur golongan Dermatophyta. Jamur ini hidup dari keratin, yaitu protein yang terdapat di kulit, kuku, dan rambut. Kurap dapat dibedakan menjadi kurap kering dan basah.

Terdapat beberapa jenis jamur Dermatophyta yang dapat menyebabkan kurap, yaitu Epidermophyton, Microsporum, dan Trichophyton. Jamur tersebut sebenarnya hidup secara alami di kulit dan tidak menimbulkan masalah. Akan tetapi, jamur ini dapat berkembang dengan cepat di lingkungan yang lembap dan dapat menginfeksi Meski bukan kondisi yang serius, seseorang yang mengalami gejala infeksi jamur kulit perlu memeriksakan dirinya ke dokter, terutama jika memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Hal ini untuk mencegah penyebaran jamur ke bagian tubuh lain.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....