Menjadi Teknisi Mesin Motor Melalui Belajar Otodidak
- 31 Agt 2026 05:30 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Jadi wajar merasa bangga menjadi teknisi mesin motor melalui pembelajaran otodidak. Dedikasi dan disiplin yang diperlukan untuk menguasai keterampilan teknis yang kompleks seperti itu menunjukkan etos kerja yang kuat dan kemampuan pemecahan masalah yang luar biasa.
Menjadi teknisi motor otodidak itu mungkin tapi harus komitmen, mulai dari dasar teori komponen, kelistrikan, bahan bakar, praktik langsung dengan bongkar-pasang motor bekas.
Hal itu dilakoni teknisi motor pada Bengkel Motor Wawan di Tual, Nando salah satu teknisi motor otodidak saat ditemui di tempat kerjanya jumat (28/8/2026), mengaku sudah menguasai fungsi setiap bagian motor seperti mesin (piston, klep), kelistrikan (CDI, aki), bahan bakar (karburator/injeksi), transmisi dan sasis.
Menurut Nando, fokus utama menjadi teknisi motor adalah untuk mendiagnosis, memperbaiki, dan memelihara sepeda motor untuk memastikan sepeda motor tersebut aman dan berfungsi optimal .
“Sistem utama fokus pada Sistem Bahan Bakar (Karburator/Injeksi), Sistem Kelistrikan (pengisian, pengapian), dan Sistem Pelumasan (oli).” Terang Nando
Pria yang sudah bertahun - tahun menjadi teknisi mesin motor itu mengatakan, dengan munculnya motor-motor berteknologi tinggi seperti motor injeksi, hybrid, bahkan listrik, seorang mekanik motor kini dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih luas dan mendalam. Mereka harus mampu mengoperasikan berbagai alat diagnostik yang canggih dan memahami sistem kerja motor yang semakin kompleks.
Mekanik sepeda motor harus memiliki kecintaan yang besar terhadap pekerjaannya karena membutuhkan kerja keras, pengetahuan teknis, dan jam kerja yang panjang. Mereka juga harus mahir secara teknis untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah mekanis dengan akurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....