Mengenal Turritopsis dohrnii, Mengungkap Rahasia Ubur-ubur "Abadi"
- 28 Jul 2026 18:37 WIB
- Tual
RRI.CO.ID - Langgur : Kemampuan biologis ubur-ubur Turritopsis dohrnii telah lama menjadi pusat perhatian para ilmuwan karena sangat berbeda dibandingkan hampir seluruh hewan lain di bumi. Spesies istimewa ini memiliki kemampuan luar biasa untuk mengembalikan sel-sel tubuhnya menuju fase awal (polip), sehingga ia bisa memulai kembali siklus kehidupannya dari nol.
Bukan Kebal Kematian, Melainkan Regenerasi Istimewa Melansir dari KBI Indonesia, Turritopsis dohrnii sebenarnya bukannya tidak bisa mati. Mereka memiliki mekanisme regenerasi yang sangat unik melalui proses yang disebut transdiferensiasi. Melalui proses ini, sel dewasa pada tubuh ubur-ubur dapat berubah wujud dan fungsi menjadi jenis sel lain sesuai dengan kebutuhan tubuhnya saat itu.
Secara umum, siklus hidup ubur-ubur berjalan linier:
Telur
Larva
Polip
Dewasa
Namun, Turritopsis dohrnii mampu membalikkan proses tersebut. Ketika mereka menghadapi situasi terancam—seperti cedera, kelaparan, atau tekanan lingkungan yang ekstrem—ubur-ubur dewasa ini akan kembali menyusut menjadi polip. Dari fase polip ini, ia akan membentuk koloni baru yang kemudian menghasilkan ubur-ubur dewasa kembali. Siklus reset ini memungkinkannya mengulang kehidupan berkali-kali.
Penyebaran Global dan Ancaman di Alam Liar Spesies ini pertama kali ditemukan di Laut Mediterania. Kini, Turritopsis dohrnii telah teridentifikasi di berbagai perairan di seluruh dunia. Para ahli menduga perluasan habitat ini sangat terbantu oleh aktivitas maritim, di mana larva ubur-ubur tanpa sengaja terbawa melalui ballast water (air balas) kapal yang berlayar lintas samudra.
Meski menyandang gelar sebagai makhluk abadi, ubur-ubur ini tetap bisa mati. Mereka sangat rentan terhadap:
Pemangsa (predator) di lautan.
Penyakit mematikan.
Perubahan kondisi lingkungan laut yang terlalu ekstrem dan cepat, yang bisa membunuhnya sebelum ia sempat memicu proses regenerasinya.
Harapan bagi Ilmu Pengetahuan dan Manusia Keunikan Turritopsis dohrnii telah mendorong berbagai penelitian mendalam di bidang biologi dan medis, khususnya mengenai:
Mekanisme penuaan.
Regenerasi jaringan tubuh.
Perubahan fungsi sel.
Para ilmuwan menaruh harapan besar bahwa temuan dari ubur-ubur ini dapat memperluas pemahaman umat manusia mengenai proses biologis yang berkaitan dengan usia dan regenerasi sel pada manusia.
Sebagai kesimpulan, kemampuan Turritopsis dohrnii tidak dapat disamakan dengan fantasi "hidup selamanya" yang kebal dari segala bahaya. Julukan "ubur-ubur abadi" lebih tepat digunakan untuk menggambarkan kemampuannya yang menakjubkan dalam memutarbalikkan waktu dan mengulang siklus biologisnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....