MPLS SMP Karel Sadsuitubun Langgur Berlangsung Lancar dan Humanis
- 21 Jul 2026 12:17 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Kepala SMP Karel Sadsuitubun Langgur, Mariana M. Atbar, S.Pd kepada rri.co.id mengatakan, pelaksanaan SPMB dan juga tahapan MPLS telah digalakan pada semester ganjil, Tahun Ajaran 2026/ 2027, Selasa ( 21/7/2026).
“Pada dasarnya, puji Tuhan, SMP Karel melaksanakan proses SPMB dan MPLS berjalan sesuai standar dan aturan yang telah diberlakukan. Dan SPMB itu sendiri dilakukan sesuai Tahun ajaran baru di 2026 ini, SMP Karel untuk murid Kelas 7 berjumlah 49 anak. 49 anak ini sesuai jalur domisili, ada mutasi, ada prestasi dan afirmasi,” ucap Atbar.
Atbar menyatakan, sebelum masuk pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS, diawali kegiatan tes kompetensi anak, diantaranta wawancara, literasi dan numerasi. Dengan tujuan adalah untuk lebih mengenal lebih awal tingkat pemahaman kemampuan dan pengetahuan anak.
“Tes Kompetensi diawal sebelum terjun dan ada dalam proses pembelajaran di SMP Karel itu sendiri. Dan MPLS di SMP Karel berjalan dengan amat sangat baik selama 5 hari. Dari tanggal 6 Juli sampai 10 Juli sesuai arahan dan anjuran dari Dinas Pendidikan.
Atbar menggambarkan, MPLS tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, dengan mengangkat tema MPLS ramah anak. Pada dasarnya MPLS ramah dia lebih ke proses yang menyenangkan, yang mengembirakan anak-anak.
“Kegiatan ini tidak monoton dengan materi-materi tetapi lebih menggali terkait dengan anak-anak punya pengetahuan, minat, bakat dan seterusnya. Dan panitia ini sendiri menggagas satu kegiatan pada hari terakhir yaitu di hari Jumat. Itu ada kegiatan, ada materi terkait materi kunjungan ke Tugu Karel dan materi unjuk karya sekaligus untuk penutupan MPLS,” ujarnya.
Selaku Kepala Sekolah, Atbar mengulas, kegiatan MPLS difokuskan di Ohoi Rumadian, yang menjadi kesatuan rangkaian kegiatan yang dirancang bahwa penutupan MPLS dilakukan di Ohoi Rumadian. Panitia melakukan koordinasi dengan pemerintah Ohoi dan disambut dengan amat sangat baik.
“Karena umumnya dan biasanya kami lakukan dari tahun 2024 itu kami hanya datang dan mengunjungi.Tetapi di tahun 2026 ini lewat MPLS di tahun ini itu pemerintah Ohoi sangat mengapresiasi. Ada aktivitas MPLS yang juga melibatkan pihak Ohoi dan sekaligus dipakai sebagai pengenalan anak-anak terhadap lingkungan dari Ohoi Rumadian,” terangnya.
Atbar menilai, makna MPLS ini, menjadikan sumber Edukasi bagi peserta didik, mengetahui Lokasi lahirnya Pahlawan Nasional asal Kei, yakni Karel Sadsuitubun, juga mendalami Sosok Karel lewat Kunjungan ke Monumen dan Desa Kelahirannya.
“Untuk penutupan di hari terakhir itu ada acara rekreasi anak-anak. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Ohoi menggunakan fasilitas wisata yang ada di Rumadian. Dan puji Tuhan atas nama pimpinan dan pihak sekolah mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Ohoi yang telah memfasilitasi kami dalam berbagai hal,” tegas Atbar.
Apresiasi ini ungkap Atbar, menyikapi dukungan Pemerintah Ohoi yang telah mendukung SMP Karel Sadsuitubun dalam pelaksanaan MPLS khususnya pada hari terakhir MPLS, Jumat tanggal 10 Juli 2026.
“Kesempatan itu Bapak Pejabat Kepala Ohoi juga berkesempatan hadir mengikuti dari awal kegiatan MPLS di hari terakhir dari kegiatan pertama hingga kegiatan penutupnya. Bentuk kegiatannya itu yang pertama kunjungan ke Tugu Karel di mana pihak Ohoi menjelaskan sedikit sejarah singkat tentang Karel Sadsuitubun,” paparnya.
Langkah selanjutnya tandas Arbar, para siswa Taman Baca yang berhubungan dengan perjalanan sejarah dari sosok Karel Sadsuitubun, dan Unjuk Karya anak-anak menampilkan bakat dan minat mereka.
“Mereka menampilkan tarian, ada juga puisi dan ada juga nyanyian. Dan diberikan apresiasi sungguh karena kami benar-benar memanfaatkan lokasi wisata yang ada di Rumadian, dan acara sukses”, tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....