LPDP Tahap 2 Tahun 2026 Dirancang Hadirkan Seleksi yang Adaptif dan Inklusif
- 09 Jul 2026 12:23 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi Beasiswa LPDP, Andar Ramona Sinaga, menjelaskan berbagai kebijakan terbaru pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 yang dirancang untuk menghadirkan proses seleksi yang semakin adaptif, inklusif, dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi.
Dalam paparannya, Andar menyampaikan bahwa LPDP terus menyempurnakan berbagai kebijakan seleksi guna mengurangi hambatan bagi calon pendaftar tanpa mengurangi kualitas proses seleksi.
Salah satunya melalui perluasan pilihan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, penyederhanaan beberapa persyaratan administrasi, serta berbagai kemudahan bagi pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional sesuai ketentuan LPDP.
Khusus bagi kelompok afirmasi, LPDP juga terus menghadirkan berbagai kebijakan yang semakin berpihak pada pemerataan akses pendidikan.
Berbagai penyesuaian tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih besar bagi putra-putri terbaik dari daerah afirmasi, termasuk wilayah Maluku, untuk bersaing melanjutkan pendidikan pada perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.
“Penyesuaian persyaratan beasiswa bagi masyarakat daerah afirmasi merupakan bentuk pemerataan akses pendidikan, karena garis start anak muda Tual pasti akan berbeda dengan garis start anak muda di Jakarta, Bandung, dan kota besar lainnya. Maka, manfaatkanlah kategori beasiswa daerah afirmasi”, tegas Andar.
Tren Positif Kinerja Layanan LPDP
Sejak berdiri pada tahun 2013, LPDP terus menunjukkan tren positif dalam pengelolaan Dana Abadi di Bidang Pendidikan dan penyelenggaraan berbagai program pengembangan talenta nasional.
Saat ini, total Dana Abadi yang dikelola LPDP telah mencapai Rp195,81 triliun, yang terdiri atas Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp163,12 triliun, Dana Abadi Penelitian sebesar Rp13,99 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi sebesar Rp. 11 triliun, Dana Abadi Kebudayaan sebesar Rp. 6 triliun, serta Dana Abadi Pendidikan Sekolah Garuda sebesar Rp1,7 triliun.
Penambahan Dana Abadi Pendidikan sebesar Rp15 triliun pada tahun ini semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Hingga 31 Mei 2026, LPDP telah memberikan Beasiswa LPDP kepada 58.749 penerima, yang terdiri atas 42.464 penerima magister, 12.462 penerima doktor, 3.382 dokter spesialis, dan 441 peserta program non-degree. Selain itu, melalui berbagai program kolaborasi bersama kementerian dan lembaga, LPDP telah memberikan manfaat kepada lebih dari 625 ribu penerima beasiswa, mendanai 4.323 proyek riset, memperkuat 23 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, serta mendukung ribuan penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan.
Jumlah alumni program degree juga terus meningkat. Hingga Mei 2026, tercatat 37.331 alumni telah menyelesaikan studinya, sementara 37.369 awardee lainnya masih menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri.
Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring semakin banyaknya penerima beasiswa yang menyelesaikan studi dan kembali memberikan kontribusi di berbagai sektor pembangunan nasional.
Keberpihakan Lebih Luas pada Kelompok Afirmasi
Dalam kesempatan tersebut, Andar juga menjelaskan berbagai kebijakan terbaru pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 yang semakin memperluas akses bagi masyarakat, khususnya kelompok afirmasi. Untuk meringankan barrier to entry, LPDP menyempurnakan persyaratan kemampuan Bahasa Inggris.
Pendaftar yang belum memiliki LoA Unconditional kini memiliki lebih banyak pilihan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris sesuai ketentuan LPDP. Sementara itu, pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan sesuai ketentuan LPDP tidak lagi diwajibkan mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
Selain itu, LPDP juga terus mendorong calon pendaftar untuk membidik perguruan tinggi terbaik dunia melalui perluasan daftar Universitas Unggulan LPDP dari 17 menjadi 31 perguruan tinggi.
Melalui Program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, pendaftar yang telah memperoleh LoA Unconditional dari universitas-universitas tersebut juga akan memperoleh prioritas sesuai ketentuan LPDP.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....