Mengenal Penemu semen dari zaman kuno hingga modern

  • 23 Jun 2026 12:47 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID,Langgur: Sejarah semen dimulai ribuan tahun lalu. Bangsa Romawi kuno sudah mahir membuat bahan pengikat dari campuran kapur, abu vulkanik, dan air.

Hasilnya sangat kuat dan tahan lama, terbukti dari bangunan seperti Koloseum dan Pantheon yang masih berdiri kokoh hingga kini. Namun cara pembuatannya belum terstandar dan bergantung pada bahan alam setempat.

Dikutip dari berbagai sumber, Terobosan besar terjadi pada abad ke-19. Seorang tukang batu Inggris bernama Joseph Aspdin melakukan percobaan membakar campuran tanah liat dan batu kapur pada suhu tinggi, lalu menggilingnya menjadi serbuk halus.

Ia mendaftarkan paten temuannya pada 21 Oktober 1824 dengan nama Semen Portland. Nama ini diambil karena warna hasil adukannya mirip batu alam dari Pulau Portland di Inggris. Temuan ini menjadi dasar semua jenis semen modern.

Kemudian pada tahun 1845, Isaac Johnson menyempurnakan formula Aspdin dengan menaikkan suhu pembakaran hingga bahan meleleh sebagian, menghasilkan klinker yang lebih berkualitas dan sangat kuat. Inilah bentuk semen yang kita kenal dan pakai sekarang.

Berkat penemuan ini, manusia bisa membangun gedung tinggi, jembatan kokoh, bendungan, dan jalan raya yang menjangkau seluruh dunia. Semen menjadi bahan paling penting dalam pembangunan, dan nama Joseph Aspdin tercatat sebagai orang yang memberi fondasi bagi peradaban bangunan masa kini.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....