Bupati Malra Tetapkan Lima Arahan Strategis Percepatan SPM Pendidikan
- 22 Jun 2026 14:59 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menetapkan lima arahan strategis untuk mempercepat peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan di daerah. Arahan ini disampaikan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, sebagai langkah memperkuat kualitas layanan pendidikan yang dinilai masih perlu akselerasi di berbagai sektor, Senin (22/6/2026).
Bupati Thaher menegaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membangun kejujuran data dan memperkuat kerja lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan pendidikan menyajikan data yang akurat dan terverifikasi agar program peningkatan mutu dapat tepat sasaran.
“Kita harus mulai dari kondisi riil di lapangan dan berbicara dengan data yang benar,” ujarnya.
Setelah itu, perhatian diarahkan pada optimalisasi sumber daya dan anggaran pendidikan yang tersedia agar benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran. Bupati menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghalang untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
“Anggaran boleh berkurang, tetapi semangat dan kreativitas tidak boleh turun,” kata Thaher, menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan program pendidikan.
Arahan berikutnya menekankan pemanfaatan maksimal infrastruktur yang telah dibangun pemerintah, termasuk layanan listrik 24 jam di sebagian besar wilayah Kei Besar. Dengan 111 dari 113 desa telah menikmati listrik penuh, Bupati meminta seluruh fasilitas teknologi informasi dan komunikasi digunakan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar.
Selanjutnya, pemerintah daerah memberi perhatian khusus pada percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih tercatat sebanyak 227 anak di Maluku Tenggara. Upaya ini dilakukan melalui pembentukan operator ATS di tingkat kecamatan serta penguatan pendidikan kesetaraan melalui Program Paket A, B, dan C.
“Jangan biarkan ada anak Maluku Tenggara kehilangan hak pendidikan. Semua harus kita jangkau dan kembalikan ke jalur pendidikan,” ucapnya.
Arahan terakhir menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk DPRD dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku, dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan. Sinergi ini penting untuk memastikan seluruh kebijakan berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Bupati Thaher menegaskan, seluruh langkah tersebut harus dijalankan secara terpadu agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Maluku Tenggara. “Kita harus bergerak bersama, karena tanpa kolaborasi, sulit mengejar ketertinggalan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....