SEMMPAT Ungkap Dugaan Pelanggaran dan Konflik Internal di SD N 25

  • 18 Mei 2026 17:56 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - SEMMPAT dan masyarakat Tam Ngurhir mengungkap adanya dugaan pelanggaran yang terjadi di SDN 25 Kota Tual. Dugaan tersebut mencakup pembakaran fasilitas sekolah hingga konflik internal antar guru.

Ketua 1 Serikat Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Tam, Insani Letsoin kepada rri.co.id (18/05/2026), menyatakan pihaknya memiliki bukti terkait dugaan pembakaran meja, lemari, dan buku sekolah. Ia menyebut bukti tersebut siap diperlihatkan apabila diperlukan oleh pihak terkait maupun media.

"Nah kemudian ada alasan kenapa sampai harus ya kepala sekolah ini ditolak karena memang kepala sekolah ini saya ingin menjabat itu sebagai PLT dulu kan PLT itu membuat sekat-sekat di antara guru sehingga guru ini merasa tidak nyaman sehingga ini kan mengacu kepada siswa juga", kata Letsoin.

Selain itu, Letsoin juga menyoroti situasi internal sekolah sejak kepala sekolah menjabat sebagai PLT. Mereka menilai muncul sekat-sekat antar guru yang menyebabkan suasana kerja menjadi tidak nyaman.

Kondisi tersebut disebut turut berdampak pada siswa dan proses belajar mengajar di sekolah. Mahasiswa menilai konflik internal membuat lingkungan pendidikan menjadi kurang kondusif.

Ia berharap seluruh persoalan dapat diusut secara objektif oleh pemerintah daerah. Mereka meminta penyelesaian dilakukan secara adil agar kondisi sekolah kembali normal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....