Karakter Siswa Masih Jadi Tantangan Bagi Para Guru
- 23 Nov 2025 18:44 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Pembentukan karakter siswa masih menjadi tantangan tersendiri bagi para guru, dalam membangun suasana belajar di sekolah, secara baik dan lancar. Salah satu faktor yang mempengaruhi turunnya ketaatan siswa untuk mematuhi aturan disiplin dan keseriusan peserta didik dalam menekuni kegiatan belajar mengajar, adalah pemanfaatan Handphone, Gadget dan semacamnya, yang keliru digunakan oleh anak-anak sekolah.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kurikulum pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Maluku Tenggara, Santi Handayani Maelissa, saat ditemui di sekolah yang beralamat di Jl. Soekarno-Hatta Ohoijang, Rabu (19/11/2025) mengatakan, sarana yang mennujukkan majunya perkembangan teknologi tersebut, hendaknya dimafaatkan untuk menambah ilmu pengetahuan, wawasan serta ketrampilan, bahkan hal-hal positif lainnya. Kenyataan yang dialami, banyak anak terutama pelajar, tidak menghiraukan saran dan nasehat untuk memanfaatkan HP dengan baik dan benar, sehingga merugikan siswa bersangkutan, yang berpengaruh pada kedisiplinan, semangat belajar dan sebagainya.
“Karakter siswa sekarang ini agak berbeda dengan siswa yang dulu. Kenyataan sekarang ini memang dari sisi karakter, kebanyakan siswa itu, mungkin karena penggunaan HP, Gadget jadi sedikit menurun, misalnya kehadiran mereka, itu tantangan besar bagi kami”, kata Maelissa.
Maelissa mengharapkan, momen Hari Guru Nasional kali ini meningkatkan kepedulian semua pihak untuk sama-sama membentuk karakter generasi muda bangsa yang dibina oleh para pendidik di sekolah. Pihak terpenting dalam mewujudkan hal ini, yakni orang tua, sebagai pondasi pertama dalam pembentukan karakter generasi muda.
Terkait peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 di SMK Negeri 2 Maluku Tenggara, guru yang disapa para siswa dengan Ibu Santi menjelaskan, peringatan HGN kali ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan sejumlah agenda penting yang mempengaruhi pelaksanaan momen spesial bagi para pendidik tersebut. Dikatakan, pada awal November 2025, sekolah menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa-siswi kelas XII, sementara pada minggu ketiga November ini, SMK Negeri 2 Maluku Tenggara menghadapi akreditasi, sehingga kesempatan untuk melaksanakan lomba dan lain-lain menyongsong HGN tidak dapat dilakukan.
“Biasanya ada lomba-lomba menjelang HUT, tapi karena kita berhadapan dengan banyak kegiatan, misalnya ujian TKA pada tanggal 2 dan 3 kemarin, kemudian akreditasi, jadi kegiatan menyongsong HUT PGRI dan HGN tidak ada”, kata Maelissa.
Dikatakan, walaupun tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan lain, namun persiapan upacara HUT PGRI dan HGN tetap dilakukan. Sebanyak 44 pendidik dan tenaga kependidikan di SMK Negeri 2 Maluku Tenggara, akan mengisi momentum berharga bagi para pendidik di 25 November 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....