Siswa-siswi SR Difasilitasi Dan Terpenuhi Berbagai Kebutuhan

  • 17 Nov 2025 19:30 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Peserta didik pada Sekolah Rakyat (SR) 74 Kota Tual terintegrasi, diberikan fasilitas berupa makanan dan pakaian serta pemenuhan gizi, juga berbagai kebutuhan penting yang berhubungan dengan proses pendidikan yang ditempuh.

Kepala SR Kota Tual, Haerul saat ditemui di sekolah yang berada di jalur Ohoitel – Ngadi Kota Tual, belum lama ini mengatakan, pemenuhan sejumlah kebutuhan bagi para siswa, bertujuan menjadikan anak-anak tersebut sebagai pendorong perubahan dalam keluarganya, agar terlepas dari himpitan ekonomi. Dijelaskan, para siswa Sekolah Rakyat adalah tumpuan keluarga mereka di masa depan, yang bisa memberikan perubahan yang baik terhadap perkembangan ekonomi keluarganya.

“Sekolah Rakyat ini memberikan fasilitas yang luar biasa kepada para siswa, mulai dari makanan mereka, pakaian mereka, kemudian pemenuhan kebutuhan gizi mereka, sehingga harapan ke depan, anak-anak yang berada di SR ini, mampu menjadi pendorong dari perubahan di keluarga mereka, agar bisa terlepas dari himpitan ekonomi”, kata Haerul.

Kepala SR Kota Tual mengatakan, guna memenuhi kebutuhan menerima ilmu pengetahuan dan ketrampilan anak-anak SR, maka para guru berkompeten ditugaskan untuk mendidik para siswa, agar kemampuan akademiknya dapat berkembang dengan baik.

Haerul menambahkan, pada minggu-minggu pertama sekolah tersebut beroperasi yakni di bulan Oktober 2025, telah diterapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), berupa penguatan karakter keagamaan. Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak sekolah mengundang narasumber berkompeten untuk memberikan materi terkait penguatan karakter dimaksud.

“Pada 2 minggu pertama kemarin, kita melaksanakan kegiatan MPLS. Materi-materi yang diberikan seperti penguatan-penguatan karakter keagamaan, dan kami mengundang beberapa narasumber untuk mengisi kegiatan tersebut”, kata Haerul.

Usai mengikuti MPLS, para siswa SR diterapkan Matrikulasi atau persiapan awal untuk menyamakan pengetahuan dan ketrampilan dasar mereka. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama 3 bulan, diisi dengan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan belajar para siswa.

Kepala SR Kota Tual menjelaskan, pihaknya telah mendapatkan data dari matrikulasi yang dilakukan, sekaligus mengaplikasikannya dalam kegiatan pembelajaran. Data-data tersebut diantaranya beberapa anak diketahui kesulitan dalam baca tulis dan menghitung, sehingga para pendidik memfokuskan pembelajaran pada aspek-aspek tersebut.

“Kegiatan matrikulasi rencananya dilaksanakan selama kurang lebih 3 bulan. Tujuannya Adalah bagaimana kesiapan anak-anak ini bisa seragam ke depan. Jadi kita sudah melakukan beberapa asesmen, untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan belajar anak”, kata Haerul juga.

Diharapkan, pemenuhan kebutuhan dan berbagai perhatian yang diberikan oleh pemerintah, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para siswa Sekolah Rakyat, untuk menggapai masa depan sebagaimana yang dicita-citakan. Seratus peserta didik yang dibina pada SR Kota Tual, dibimbing dan didampingi oleh tenaga-tenaga berkompeten, sehingga keberhasilan pendidikan mereka, merupakan sebuah komitmen yang harus terwujud pada saatnya kelak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....