Lulusan Poltekkes Kemenkes Maluku Siap Bekerja Di Jerman

  • 02 Nov 2025 19:10 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Sejumlah lulusan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maluku akan mempraktekkan ilmunya di Jerman. Program ini merupakan kerjasama antara Kementerian Kesehatan RI dengan Kedutaan Jerman serta Goethe Institut.

Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, Dr. Betty Antoineta Sahertian mengatakan, peluang dan kesempatan ini menjadi kebanggaan tersendiri, oleh karena para lulusan Prodi Keperawatan Tual juga akan dilibatkan dalam program ini. Olehnya itu, dari 53 lulusan yang diwisuda sekaligus mengucapkan sumpah profesi pada hari Sabtu 1 November 2025, diharapkan memanfaatkan dengan sebaik mungkin peluang dan kesempatan ini.

“Poltekkes Kemenkes Maluku dipercaya oleh Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan kelas internasional Jerman bersama Poltekkes Kemenkes Medan, dan kami dijadikan sebagai pilot project untuk kelas Jerman”, kata Direktur.

Sahertian menegaskan, program pendidikan kelas Jerman ini tidak diprioritaskan bagi lulusan di kampus utama yang berada di Kota Ambon, namun para lulusan dari PSDKU yang berada di Langgur serta Masohi memiliki peluang yang sama.

Selain kebanggaan tersebut, Poltekkes Kemenkes Maluku juga mengucapkan syukur atas raihan prestasi dari para lulusan Prodi Keperawatan Tual, di mana 3 mahasiswa yang dikukuhkan pada Sabtu 1 November, dinyatakan sebagai lulusan terbaik. Ketiga lulusan tersebut yaitu Nadaa Syauqi Taqiyyah, Nasywa Syauqi Taqiyyah dan Rahel Renhungan.

Lebih jauh dijelaskan, Kementerian Kesehatan RI tengah memberi kesempatan sekaligus tantangan kepada Poltekkes Kemenkes di seluruh Indonesia, untuk dapat mengirimkan alumni perawat yang akan bekerja di Jerman, melalui program Government to Government (G to G). program ini menyasar 1000 lulusan Poltekkes Kemenkes se-Indonesia di tahun 2025, yang ditargetkan meningkat hingga 5000 orang di tahun 2030.

“Saat ini kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan kesempatan sekaligus challenge kepada Poltekkes Kemenkes se-Indonesia, untuk dapat mengirim alumni perawat agar bisa bekerja di Jerman melalui program Government to Government (G to G) pada tahun 2025 sebanyak 1000 orang dan target di tahun 2030 sebanyak 5000 orang”, kata Direktur lagi.

Sahertian mengungkapkan, sebanyak 90 alumni Poltekkes Kemenkes Maluku, termasuk dari Prodi Keperawatan Tual telah siap berproses untuk bekerja di Jerman. Selain itu, sebanyak 19 alumni Poltekkes Kemenkes Maluku, juga tengah berproses untuk belajar bahasa Jepang, yang pada saatnyapun akan dikirim ke negeri Sakura untuk bekerja di sana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....