Penjaminan Mutu Prodi Keperawatan Tual Dinilai Baik Sekali

  • 02 Nov 2025 18:57 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Sebagai bukti komitmen terhadap mutu pendidikan dan tata kelola akademik yang berstandar nasional, maka proses pembelajaran dalam penjaminan mutu di Program Studi (Prodi) Keperawatan Tual, Poltekkes Kemenkes Maluku mendapatkan nilai baik sekali. Proses pembelajaran diselenggarakan berdasarkan outcome best education, sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendikbudristek nomor 53 tahun 2023, dengan total beban study sebanyak 112 SKS, yang ditempuh selama 6 semester.

Demikian disampaikan Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maluku, Dr. Betty Antoineta Sahertian, pada laporan pendidikan di sidang terbuka senat Poltekkes Kemenkes Maluku dalam rangka wisuda, pelantikan dan angkat sumpah lulusan Diploma III Keperawatan ke-22, tahun akademik 2024/2025, yang berlangsung Sabtu pagi (01/11/2025) di ballroom hotel Fillia Langgur. Dijelaskan, sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap profesional, melalui pembelajaran yang kolaboratif dan efektif.

“Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap profesional, melalui pembelajaran yang kolaboratif dan efektif”, kata Sahertian.

Sahertian mengatakan, proses perkuliahan dan praktek dalam perkuliahan di Poltekkes Kemenkes Maluku dilaksanakan secara sinergis, antara pembelajaran di kelas, laboratorium dan di lapangan. Mahasiswa memperoleh pengalaman klining dan komunitas di berbagai fasilitas kesehatan mitra, seperti Rumah Sakit (RS) Karel Sadsuitubun Langgur, RSUD Maren Hi. Noho Renuat Kota Tual, RS Hati Kudus Langgur, serta sejumlah Puskesmas di Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Lebih jauh dikatakan, sebagai bentuk penguatan kompetensi dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Prodi Keperawatan Tual juga melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di wilayah ohoi Dunwahan, yang menjadi wahana penerapan ilmu khususnya pada sektor unggulan Paru, pengembangan soft skill serta pembentukan karakter kepemimpinan dan empati sosial. Ia menandaskan, dalam menjamin mutu pembelajaran, tenaga pendidik dan pembimbing di Prodi, berasal dari berbagai latar belakang profesional, baik akademisi dari lingkungan Poltekkes Kemenkes Maluku, maupun praktisi kesehatan dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan mitra, serta para dosen tidak tetap.

“Dalam menjamin mutu pembelajaran, tenaga pendidik dan pembimbing di Prodi, berasal dari berbagai latar belakang profesional, baik akademisi dari lingkungan Poltekkes Kemenkes Maluku, maupun praktisi kesehatan dari rumah sakit dan fasilitas kesehatan mitra, serta dosen tidak tetap lainnya”, kata Sahertian pula.

Direktur menegaskan, kolaborasi yang terbangun dalam proses pendidikan di Prodi Keperawatan Tual, mencerminkan semangat Rumah Basudara Poltekkes Maluku, dalam membangun ekosistem pendidikan yang harmonis, kontekstual dan berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat Maluku yang berkelanjutan. Sebagai langkah menuju pendidikan berkelas global, maka Poltekkes Kemenkes Maluku dipercaya oleh Kementerian Kesehatan RI, untuk menyelenggarakan kelas internasional bersama Poltekkes Kemenkes Medan, di mana Poltekkes Maluku dijadikan sebagai Pilot Project.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....