SLB Aru Manfaatkan Workshop KKG Tingkatkan Kualitas Pengajar

  • 25 Okt 2025 06:16 WIB
  •  Tual

KBRN, Tual: Workshop Kelompok Kerja Guru (KKG) Sekolah Luar Biasa (SLB) rayon III provinsi Maluku, yang berlangsung di SLB Negeri Kepulauan Aru belum lama ini, dinilai sangat penting bagi para pendidik di wadah tersebut. Kepala SLB Negeri Kepulauan Aru, Darsan Salamun mengatakan, para pendidik di wadah yang dipimpinnya, rata-rata berlatar belakang pengajar sekolah umum, yang sangat membutuhkan peningkatan kapasitas dan kompetensi, guna mendukung tugas-tugasnya.

Olehnya itu, kegiatan ini menjadi sebuah kesempatan bagi pihaknya, untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan serta hal-hal penting lainnya, dalam memperlancar proses pembelajaran yang diterapkan kepada generasi muda bangsa berkebutuhan khusus di Kepulauan Aru. Salamun menjelaskan, melalui pertemuan seperti ini, para pendidik SLB mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu dan pengalaman serta mengetahui kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah luar biasa di wilayah lain, agar membantu para guru dalam mendidik dan mencerdaskan anak-anak bangsa melalui wadah SLB.

Terkait, kendala lainnya yang dialami para pendidik di SLB Negeri Kepulauan Aru, Salamun mengaku alami kesulitan dalam menerapkan metode yang tepat dalam menuntaskan pembelajaran bagi anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. Hal ini disebabkan masing-masing anak memiliki kasus dan karakter yang berbeda-beda, sehingga menyulitkan pihak sekolah dalam memberlakukan pola pembelajaran yang menuju ke harapan yang diinginkan bersama.

“Ini merupakan kegiatan rutin per tahun bagi seluruh SLB di provinsi Maluku. Memang kami sadari bahwa, SLB di Aru ini, baru berjalan seumur jagung, jadi perlu adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, dalam rangka meningkatkan kompetensi guru. Perlu kami sampaikan juga bahwa, tenaga pengajar di SLB Aru ini, rata-rata adalah berpendidikan umum”, kata Salamun.

Dijelaskan, Sekolah Luar Biasa (SLB) Kepulauan Aru merupakan salah satu diantara sejumlah wadah pendidikan bagi kalangan Disabilitas di provinsi Maluku, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Salamun mengungkapkan, SLB Negeri Kepulauan Aru tergabung dalam rayon III KKG, bersama para guru dari Kota Tual, Maluku Tenggara dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), sementara rayon I meliputi wilayah Kota Ambon, rayon II mencakup kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB), sedangkan rayon IV meliputi SLB Namlea dan SLB Namrole.

Dibaginya wilayah KKG provinsi Maluku dalam beberapa rayon, adalah berdasarkan pertimbangan pembiayaan serta letak geografis provinsi Maluku yang terdiri dari pulau-pulau. Kepala SLB Negeri Kepulauan Aru mengucapkan terima kasih kepada dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku serta semua pihak, atas dukungannya dalam menyukseskan Workshop KKG SLB rayon III Promal di SLB Kepulauan Aru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....