Dampak Negatif Jika Charger Tetap Tertancap Tercolok

  • 19 Jan 2025 07:55 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur : Mengecas handphone lalu di biarkan setelah digunakan atau charger dibiarkan tetap tertancap pada colokan listrik padahal tidak sedang digunakan, tidak dibenarkan. Kebiasaan tidak mencabut charger dari colokan atau stopkontak ini akan membawa beberapa konsekuensi atau resiko seperti listrik lebih boros dan potensi kerusakan atau bahkan terjadi kebakaran karena tak dicabut, charger akan panas dan berpotensi rusak

Pakar Teknik Elektro Halim Saleh yang sedang berlibur di kepulauan kei ini menjelaskan, meninggalkan charger tetap terhubung di colokan listrik tanpa digunakan memiliki dampak, tidak baik secara teknis maupun ekonomis.

Dari sisi teknis, charger yang selalu tersambung ke sumber listrik berpotensi mengalami peningkatan suhu, hal tersebut secara perlahan dapat mempercepat kerusakan komponen internalnya, seperti kapasitor atau transformator.

"Kondisi ini juga meningkatkan risiko kebakaran, terutama jika charger memiliki kualitas rendah atau instalasi listrik yang tidak memadai," ujarnya, saat berbincang lepas di café kanda tual minggu (19/1/2025).

Selain itu, lonjakan tegangan listrik yang tiba-tiba juga dapat merusak pengisi daya yang terus terhubung, bahkan jika perangkat tersebut tidak sedang digunakan, terutama saat listrik padam dan pada saat on itu yang sangat dikawatirkan

“Banyak yang bertanya-tanya apa charger tidak dicabut menyebabkan boros listrik ?, dari segi ekonomi, charger ponsel atau alat elektronik lain yang terus dicolokkan ke sumber listrik akan tetap mengonsumsi daya, meskipun dalam jumlah kecil, Fenomena ini dikenal sebagai standby power." jelasnya.

Ia mencontohkan pengisi daya baterai ponsel, rata-rata mengonsumsi daya sekitar 0,1 hingga 0,5 watt ketika tersambung colokan listrik tetapi tidak digunakan, terlihat kecil, nyatanya dalam setahun, penggunaan berulang dan akumulasi dari berbagai perangkat di rumah dapat meningkatkan tagihan listrik, meski hanya beberapa ribu rupiah.

Halim pun mengatakan, penting untuk mencabut charger setelah digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik, bukan hanya menghemat energi, langkah ini turut membantu memperpanjang umur perangkat dan meminimalkan risiko teknis seperti panas berlebih.

Menurutnya, setiap orang juga dapat menggunakan saklar atau perangkat cerdas seperti smart plug sebagai solusi praktis untuk memutus aliran listrik ke charger tanpa perlu mencabutnya secara manual.

Halim juga menyarankan untuk memilih charger dengan kualitas baik yang memiliki fitur perlindungan terhadap panas berlebih serta lonjakan daya juga dapat membantu menangkal dampak teknis akibat tak mencabut dari colokan.

"Dengan mengadopsi kebiasaan kecil ini, kita tidak hanya dapat menghemat energi dan biaya, tetapi juga memastikan keamanan perangkat dan rumah tangga secara keseluruhan," tuturnya saat menutup obrolan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....