Damkar Maluku Tenggara Siasati Keterbatasan Armada dan Personel di Lapangan

  • 02 Sep 2026 12:56 WIB
  •  Langgur

RRI.co.id, Langgur - Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Maluku Tenggara mengakui bahwa keterbatasan jumlah armada operasional masih menjadi kendala utama dalam penanganan bencana. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat dalam satu hari petugas sering kali harus merespons empat hingga lima kejadian kebakaran sekaligus di lokasi berbeda. Akibat keterbatasan tersebut, pihak Damkar terpaksa menerapkan sistem skala prioritas untuk mendatangi lokasi yang dampaknya dinilai paling genting dan mengancam keselamatan warga.

Untuk memaksimalkan sumber daya manusia yang ada, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Maluku Tenggara menyiasatinya dengan membagi 67 personel ke dalam tiga kelompok kerja. Masing-masing tim terdiri dari 15 hingga 17 anggota yang bersiap secara bergantian demi menjaga kesiapsiagaan operasional. Pembagian ini dilakukan agar penanganan lapangan tetap berjalan efektif meskipun jumlah personel harus tersebar saat terjadi beberapa musibah secara bersamaan.

Terkait pasokan air untuk pemadaman, Damkar Malra mengandalkan titik pasokan utama yang berada di kawasan Watdek. Tidak hanya mengandalkan fasilitas mandiri, pihak Damkar juga membangun kerja sama dengan armada mobil tangki air milik swasta dan masyarakat sekitar di Maluku Tenggara. Sinergi pasokan air ini sangat membantu petugas menjaga kelancaran pasokan air saat proses pemadaman berlangsung di lapangan.

Sementara itu, proses penerimaan informasi kejadian sejauh ini mengandalkan dua jalur utama. Pihak pemadam kebakaran menerima laporan dari warga melalui layanan call center resmi serta aduan langsung dari masyarakat yang datang ke markas operasional. Kecepatan informasi dari warga menjadi kunci penting agar armada dapat segera diluncurkan ke lokasi kejadian.

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kejadian kebakaran, dapat mendatangi langsung Kantor Damkar Malra yang berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman, Watdek No. 8, Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara. Petugas mengimbau warga untuk segera melapor begitu melihat potensi api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....