Misa Perdana Pastor Belly, Bupati Ajak Warga Ngilngof Perkuat Persatuan

  • 10 Agt 2026 11:56 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Misa Perdana Pastor Belly Yoakhim Resubun, MSC tidak hanya menjadi perayaan syukur atas lahirnya seorang imam baru dari Ohoi Ngilngof. Peristiwa tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun kampung, Senin (10/8/2026).

Pesan itu disampaikan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam pada Perayaan Misa Pertama Pastor Belly Yoakhim Resubun, MSC di Ohoi Ngilngof, Jumat 7 Agustus 2026.

Menurut Bupati, kehadiran seorang imam baru merupakan anugerah yang tidak hanya membanggakan keluarga dan Gereja Katolik, tetapi juga seluruh masyarakat Ngilngof. Karena itu, sukacita yang dirasakan bersama perlu diterjemahkan menjadi semangat untuk mempererat persaudaraan dan solidaritas sosial.

“Kegembiraan kita semua yang hadir untuk mensyukuri sekaligus mendoakan perjalanan imamat Pastor Belly hari ini haruslah menjadi tanda solidaritas dan soliditas seluruh masyarakat Ohoi Ngilngof,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam.

Bagi Thaher, peristiwa keagamaan memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar seremoni. Misa Perdana seorang imam merupakan ruang refleksi bersama untuk memperkuat hubungan antarkeluarga, mempererat ikatan sosial, serta membangun kembali semangat gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Kei sejak dahulu.

Ia menilai persatuan masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat ohoi maupun daerah. Karena itu, masyarakat diajak menjadikan momentum perayaan iman sebagai titik temu untuk mengesampingkan perbedaan dan memperkuat kerja sama.

Bupati juga mengingatkan pembangunan tidak hanya bergantung pada program pemerintah. Kemajuan sebuah daerah sangat ditentukan oleh kemampuan masyarakat menjaga kebersamaan, membangun kepercayaan, dan bekerja untuk tujuan yang sama.

Dalam konteks itu, Pastor Belly diharapkan tidak hanya menjalankan tugas pelayanan gereja, tetapi juga menjadi teladan yang mampu merawat nilai-nilai persaudaraan, perdamaian, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....