Wabup Malra Ungkap Tantangan dan Strategi Pendidikan Daerah di Forum INOVASI
- 05 Mei 2026 23:08 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Komitmen memperkuat sektor pendidikan di daerah kepulauan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui forum strategis tingkat provinsi. Hal ini ditunjukkan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, saat menghadiri Rapat Komite Pengarah Program INOVASI Fase 3 di Hotel Santika Ambon, Selasa (5/5/2026).
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati memaparkan kondisi pembangunan pendidikan di Maluku Tenggara, termasuk tantangan, upaya, dan arah kebijakan pemerintah daerah. Ia menegaskan pendidikan menjadi fondasi utama bagi masa depan generasi di wilayah Kepulauan Kei.
“Sebagai daerah kepulauan, akses antarwilayah masih terbatas, distribusi layanan pendidikan belum merata, dan kualitas pembelajaran perlu terus ditingkatkan,” kata Viali.
Viali menjelaskan, berbagai tantangan tersebut tidak terlepas dari kondisi geografis dan keterbatasan fiskal daerah yang memengaruhi penyediaan layanan pendidikan. Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, di antaranya pemerataan akses pendidikan melalui program 1 ( satu ) Ohoi 1 (satu ) TK Negeri dan redistribusi tenaga guru. Selain itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia pendidikan juga dilakukan melalui pelatihan berkelanjutan serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana.
“Kami juga mendorong tata kelola berbasis data serta pengembangan digitalisasi layanan pendidikan melalui inovasi MTH SMART,” ujar Viali.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara akan memfokuskan kebijakan pendidikan pada pemerataan berbasis afirmasi kepulauan, transformasi digital, serta penguatan tata kelola berbasis data. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus didorong guna memastikan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.
Wabup menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus beradaptasi dalam menghadapi keterbatasan yang ada. Dengan kerja sama yang kuat, pendidikan di Maluku Tenggara diharapkan mampu menjadi pilar utama pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....