Pustu Wirin Prototipe Layanan Primer, Perkuat Akses Kesehatan Warga Hoat Sorbay
- 21 Apr 2026 08:37 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Peresmian Puskesmas Pembantu (Pustu) Wirin di Kecamatan Hoat Sorbay menjadi penanda penguatan layanan kesehatan dasar di wilayah pesisir Kabupaten Maluku Tenggara. Fasilitas ini diharapkan memperpendek akses pelayanan bagi warga sekaligus menjawab kebutuhan kesehatan ibu, anak, dan kelompok rentan di daerah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Muchsin Rahayaan, menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada peresmian Pustu Wirin yang berada di wilayah kerja Puskesmas Wab, Senin (20/4/2026). Ia menjelaskan pembangunan pustu ini merupakan bagian dari penguatan layanan primer sesuai kebijakan nasional di bidang kesehatan.
“Pustu Wirin adalah salah satu prototipe puskesmas sesuai Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang puskesmas,” kata Rahayaan.
Menurut Rahayaan, pembangunan Pustu Wirin bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2025 dengan pagu sebesar Rp760 juta dan nilai kontrak Rp753.250.200. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Puncak LS sejak 18 Agustus hingga 30 Desember 2025.
Ia menambahkan, fasilitas ini dirancang mengikuti konsep integrasi layanan primer yang kini menjadi arah transformasi sistem kesehatan nasional. Pustu tersebut dilengkapi empat ruang layanan utama, yakni ruang pendaftaran, ruang pelayanan lansia dan dewasa, ruang ibu dan anak, serta ruang bersalin.
“Kami menugaskan tiga tenaga kesehatan untuk sementara, yaitu satu administrator, satu perawat, dan satu bidan, agar pelayanan dasar bisa langsung berjalan,” ujarnya.
Keberadaan Pustu Wirin juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan di pusat kecamatan maupun rumah sakit yang jaraknya relatif jauh. Dengan layanan yang tersedia di tingkat desa, penanganan kasus-kasus dasar seperti pemeriksaan kehamilan, persalinan normal, hingga penyakit umum dapat dilakukan lebih cepat dan terjangkau.
Dinas Kesehatan Maluku Tenggara memastikan operasional pustu ini akan terus dievaluasi, termasuk penambahan tenaga kesehatan dan kelengkapan sarana penunjang. Langkah ini dilakukan agar fungsi Pustu Wirin sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan primer benar-benar berjalan optimal dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....