Data Akurat dan Kolaborasi Lapangan, DPPKB Malra Raih Peringkat Terbaik di Maluku

  • 18 Apr 2026 15:33 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Maluku Tenggara kembali menorehkan prestasi dengan meraih peringkat terbaik pertama tingkat Provinsi Maluku dalam pengelolaan data dan pelaporan program. Capaian ini diumumkan setelah melalui proses penilaian oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Maluku yang menitikberatkan pada akurasi, ketepatan waktu, dan sistematika pelaporan, Sabtu (18/4/2026).

Kepala DPPKB Maluku Tenggara, Hasyim Rengil, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kerjasama seluruh jajaran, mulai dari kantor hingga petugas lapangan. Ia menegaskan sistem pelaporan berbasis aplikasi menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas data.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama semua teman-teman KB, baik di kantor maupun PLKB di lapangan, karena sistem yang kami gunakan menuntut data harus tepat waktu dan akurat,” kata Hasyim.

Menurutnya, proses pengumpulan hingga pelaporan data dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan dengan memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Setiap data program, mulai dari peserta KB hingga pembinaan keluarga, wajib diinput secara real time sebelum batas waktu yang telah disepakati setiap bulan.

Ia menjelaskan koordinasi lintas sektor menjadi landasan penting dalam memastikan validitas data, terutama dengan fasilitas kesehatan dan pemerintah kecamatan. Petugas lapangan harus berkolaborasi dengan tenaga medis di puskesmas untuk memastikan data akseptor KB dan keluarga berisiko stunting tercatat dengan benar.

“Setiap tanggal lima bulan berjalan, data sudah harus masuk, sehingga teman-teman PLKB harus aktif berkoordinasi dengan puskesmas dan instansi terkait di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, pembaruan data keluarga berisiko stunting menjadi salah satu fokus utama dalam pelaporan yang dilakukan secara berkala. Data tersebut mencakup berbagai indikator seperti kondisi ibu hamil, kelayakan rumah, hingga akses air bersih sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

DPPKB Maluku Tenggara juga menjalankan berbagai program pembinaan keluarga, seperti bina keluarga balita, remaja, dan lansia, serta pengembangan usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor. Seluruh kegiatan tersebut terintegrasi dalam sistem pelaporan untuk memastikan kebijakan berbasis data dapat berjalan optimal.

Ke depan, capaian ini diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan berbasis data di Maluku Tenggara. Pemerintah daerah pun menargetkan penguatan inovasi dan konsistensi kinerja guna mendukung pembangunan keluarga yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....