Resevoir Tua Jadi Kendala Distribusi Air di Tual

  • 10 Apr 2026 07:10 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Direktur Utama Perumda Tirta Maren Kota Tual, Hasan Reniuryaan, mengungkapkan bahwa salah satu kendala distribusi air disebabkan oleh kondisi reservoir lama yang sudah tua. Reservoir tersebut sebelumnya dibangun saat wilayah Maluku Tenggara belum dimekarkan menjadi Kota Tual.

Kepada rri.co.id (09/04/2026) Reniuryaan menyampaikan kondisi bangunan yang menua berpotensi menimbulkan risiko seperti kerusakan hingga roboh. Oleh karena itu, PDAM mengambil langkah untuk tidak lagi mengalirkan air melalui bak penampung tersebut.

"Reservoir di Yarler itu penampungnya itu karena sejak Maluku Tenggara dulu belum ada kota Tual sehingga dengan berjalannya waktu itu kan udah tua. Nah kita antisipasi jangan sampai ada korban karena bisa jadi dia rubuh dan membahayakan warga", kata Reniuryaan.

Ia menjelaskan bahwa distribusi kini dilakukan dengan sistem langsung dari reservoir induk ke pelanggan. Namun, sistem ini membutuhkan tekanan tinggi agar air dapat mencapai daerah dengan ketinggian tertentu.

Reniuryaan juga menyebutkan bahwa beberapa wilayah seperti Terminal Puncak membutuhkan tekanan ekstra agar distribusi berjalan normal. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kestabilan aliran air ke seluruh pelanggan.

Meski demikian, ia memastikan bahwa air tetap diproduksi dan dialirkan oleh PDAM. Kendala yang terjadi lebih disebabkan oleh faktor teknis seperti tekanan dan perbedaan elevasi wilayah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....