Layanan Kesehatan di Kei Besar Belum Optimal, Infrastruktur dan SDM Jadi Kendala

  • 09 Apr 2026 17:00 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Di tengah upaya memperluas layanan kesehatan di kawasan perbatasan, berbagai keterbatasan masih membayangi Pulau Kei Besar, Maluku Tenggara. Persoalan ini disampaikan dalam Workshop Percepatan Pembangunan Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun dalam paparannya mengatakan layanan kesehatan di wilayah tersebut belum berjalan optimal. Meski Rumah Sakit Pratama Elat telah diresmikan pada akhir 2025, keterbatasan sarana seperti ambulans masih menjadi kendala utama pelayanan.

“Pelayanan sudah berjalan, tetapi belum maksimal karena keterbatasan sarana pendukung,” ujar Hanubun.

Ia mengungkapkan, persoalan lain yang dihadapi adalah minimnya fasilitas penunjang bagi tenaga kesehatan. Sekitar 80 persen tenaga medis di Rumah Sakit Pratama masih menumpang di rumah warga karena belum tersedianya rumah dinas.

Kondisi serupa juga terjadi di tingkat pelayanan dasar, khususnya puskesmas dan puskesmas pembantu. Dari total 11 puskesmas di Pulau Kei Besar, hanya tiga yang memiliki kondisi bangunan baik, sementara delapan lainnya mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga berat.

“Kondisi fasilitas kesehatan yang belum memadai ini tentu berpengaruh pada kualitas layanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, dari 18 puskesmas pembantu yang ada, hanya dua yang berada dalam kondisi baik, sementara sisanya mengalami kerusakan sedang hingga berat. Keterbatasan sarana dan prasarana ini menjadi tantangan serius dalam memastikan layanan kesehatan yang merata di wilayah perbatasan.

Dampak dari kondisi tersebut terlihat pada indikator kesehatan masyarakat yang masih memprihatinkan. Cakupan layanan kesehatan bagi ibu hamil baru mencapai 58,13 persen pada 2025, sementara angka kematian bayi tercatat sebanyak sembilan kasus, serta layanan kesehatan bayi baru lahir baru mencapai 68,25 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....